
batampos – Polsek Sekupang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Kelurahan Tiban Lama yang terdampak banjir. Bantuan beras ini diserahkan langsung oleh Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, di RT 04 RW 02 Kavling Tiban Kampung, Rabu (12/10).
Kompol Yudha, mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pihaknya kepada masyarakat yang menjadi korban banjir beberapa waktu lalu. Ia berharap dengan pemberian bantuan sosial ini bisa dapat membantu meringankan beban para korban banjir yang berada di Tiban Kampung.
“Kegiatan bakti sosial ini dilakukan dengan maksud bahwa selain melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, Polri juga peduli sesama. Menanamkan kesadaran kepada anggota bahwa harta yang kita miliki ada sebagian yang menjadi hak mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diberikan yakni berupa beras kepada 30 kepala keluarga yang terdiri dari 120 jiwa di RT 04/RW 02 yang berada di pemukiman terdampak banjir. “Pembagian sembako ini adalah bentuk kepedulian Polri khususnya Polsek Sekupang kepada masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Atas bencana ini, Kapolsek Sekupang juga mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap segala ancaman bencana di sekitar tempat tinggal seperti banjir dan longsor.
“Antisipasi banjir terus kita lakukan, apalagi mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan dengan curah hujan yang masih tinggi” imbaunya.
Ketua RW 02 Kavling Tiban Kampung Steven mengucapkan terimakasih kepada Polri khususnya Polsek Sekupang yang telah peduli dan mau berbagi kepada kami selaku warga yang terdampak Banjir di Tiban Kampung. “Sangat terbantu sekali pak. Bantuan seperti ini sangat diharapkan warga kami. Terimakasih Polsek Sekupang,” ujar Steven.
Diketahui, Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak pagi Kamis (6/10) menyebabkan beberapa wilayah terkena banjir. Salah satu lokasi yang terparah adalah Kelurahan Tiban Lama, Sekupang. Ratusan rumah terendam banjir, karena luapan air yang masuk ke permukiman warga. Akibatnya, warga harus menyelamatkan barang berharga mereka, agar tidak rusak karena banjir.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



