Sabtu, 14 Februari 2026

Prabowo-Gibran Unggul di Sejumlah TPS Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Warga menyalurkan hak pilihnya di TPS Sintai, Telukpandan, Tanjung-uncang, Batuaji, Rabu (14/2). (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Pasangan calon (paslon) presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul telak di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kelurahan Tanjungriau, Sekupang. Bahkan, jumlah perolehan suara Prabowo-Gibran jauh di atas paslon lainnya. Kemenangan paslon nomor urut 02 mencapai 50 persen dari DPT TPS.

Di TPS 62 Tanjungriau, perolehan surat suara capres dan cawapres paslon 01 sebanyak 97 suara. Sedangkan paslon 02 sebanyak 120 suara dan paslon 03 hanya 13 suara.
Untuk TPS 63 Kelurahan Tanjungriau, paslon capres dan cawapres 01 sebanyak 83 suara. Sedangkan paslon 02 sebanyak 138 suara dan paslon 03 sebanyak 22 suara. Untuk TPS 64 Kecamatan Sekupang, paslon capres dan cawapres 01 sebanyak 66 suara. Paslon 02 mendapat 172 suara dan paslon 03 sebanyak 24 suara.

Untuk TPS 65 Kecamatan Sekupang, paslon 01 mendapat 73 suara. Sedangkan paslon nomor 02 sebanyak 133 suara dan paslon 03 sebanyak 11 suara.


Baca Juga: Harga Cabai Kembali Naik, Harga Tomat Tetap Tinggi

Untuk TPS 66 Kelurahan Tanjungriau, paslon 01 sebanyak 70 suara. Sedangkan paslon 02 sebanyak 178 suara dan paslon 03 sebanyak 21 suara. Untuk TPS 67 Kelurahan Tanjungriau, paslon 01 sebanyak 91 suara. Sedangkan paslon 02 sebanyak 186 suara dan paslon 03 sebanyak 18 suara.

Paslon Prabowo-Gibran juga unggul di TPS 33 Rosedalle atau di kediaman Ketua DPW Partai NasDem, Muhammad Rudi. Penghitungan suara dimulai pukul 18.00 WIB. Keunggulan Prabowo Gibran mendominasi dibandingkan dua paslon lainnya.

Ketua KPPS TPS 33 Rosedalle, M. Ansori mengatakan, berdasarkan hasil penghitungan sementara pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar memperoleh 21 suara. Pasangan Prabowo-Gibran memperoleh 91 suara. Sementara pasangan Ganjar Mahfud memperoleh 33 suara.

Terdapat tiga surat suara tidak sah dalam pemilihan presiden ini. Sementara surat suara sah 145 surat suara. Total 148 suara baik sah maupun tidak sah dari total DPT 188 orang, dan yang tidak menggunakan haknya adalah 40 orang.

Baca Juga: Nyoblos, Amsakar Umumkan Punya Cucu Pertama

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran juga unggul di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam dan kawasan pusat rehabilitasi sosial nonpanti Teluk Pandan, Sintai. Catatan yang diterima Batam Pos usai proses penghitungan suara di Lapas Batam dari tiga TPS yang ada dengan total jumlah pemilih sebanyak 600-an orang pasangan Prabowo Gibran memperoleh 391 suara. Disusul pasangan nomor urut 01 sebanyak 145 suara dan nomor urut 03 sebanyak 49 suara.

Begitu juga di Teluk Pandan Sintai TPS 062 Kelurahan Tanjunguncang dari total pemilihan sebanyak 288 orang, paslon nomor urut 02 unggul dengan total suara sebanyak 145 suara. Urutan kedua pasangan nomor urut 03 sebanyak 50 suara dan terakhir nomor 01 sebanyak 28 suara.

Pantauan proses pemilihan umum di lokasi pusat rehabilitasi sosial nonpanti Telukpandan atau yang lazim disebut kawasan Sintai, Kelurahan Tanjunguncang, Kota Batam, berjalan dengan tertib sejak pagi tadi. Dari salinan data pemilihan tetap yang dikeluarkan KPU, total ada 288 pemilih di TPS 062 tersebut. Daftar pemilihan ini gabungan dengan masyarakat sekitar. Dalam arti tidak hanya peng-huni kawasan Sintai yang memilih di TPS tersebut.

Pengurus kawasan pusat rehabilitasi sosial nonpanti Teluk Pandan Nacheng menuturkan, dari ratusan warga yang ada di dalam Sintai, yang bisa memilih hanya 74 orang. Lainnya bermasalah dengan kartu identitas. Kebanyakan penghuni mengantongi KTP daerah lain. ”KTP luar banyak di sini,” ujarnya.

Baca Juga: Ismeth Abdullah Berpeluang Duduk di Kursi DPD

Pantauan Batam Pos di lapangan, antusias pemilihan di TPS 062 cukup baik. Sejak TPS dibuka, masyarakat lang-sung berdatangan. Masyarakat luar yang paling banyak datang duluan sementara penghuni kawasan Sintai masih satu dua orang yang kelihatan di TPS.
Untuk diketahui, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, datang bersama sang suami Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, untuk menya-lurkan hak pilihnya di TPS 33. Mereka tiba sekitar pukul 09.50 WIB dengan mengendarai Vespa warna biru tua BP 6793 DY.

Ia menggunakan pakaian serba-pink. Marlin berharap Indonesia bisa mendapatkan pemimpin yang amanah dan lebih baik ke depannya.

Tim TKD Prabowo Gibran ini mengatakan bahwa keberlanjutan adalah hal yang baik. Sehingga apa yang sudah dibangun saat ini penting sekali untuk dilanjutkan.
Pemilihan kali ini, Marlin berseberangan dengan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Menanggapi hal itu, Marlin menyebut boleh berbeda pilihan, yang penting memilih pemimpin yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

”Saya sudah memilih pemimpin yang baik untuk bangsa ini. Yang bisa melanjutkan semua program dan infrastruktur yang sudah ada saat ini,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang mengenakan kemeja putih berharap pemilu berjalan aman dan damai.

Baca Juga: Dugaan Korupsi BPJSTK di Batam Masih Menunggu Angka Kerugian dari BPK

“Di pemilihan ini kita berharap ada keberlanjutan, dan perubahan terhadap apa yang sudah dibangun saat ini. Hal yang baik harus dilanjutkan,” ujarnya. Menurutnya, pemimpin akan menahkodai baik pusat sampai ke daerah. Artinya yang akan membawa perubahan-perubahan ekonomi dan pembangunan RI.

”Kalau dimulai dari nol, perubahannya terlalu jauh, tapi kalau dilanjutkan perubahannya akan cepat. Maka lanjutkan seluruh proses yang ada,” ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tampak gembira saat sampai di TPS 32 Perumahaan KDA Cluster Cendrawasih Merak di RT 002/RW 005 Kelurahan Belian, Batam Kota. Selain hendak mencoblos, kegembiraan Amsakar karena baru mendapat cucu pertama berjenis kelamin laki-laki.

”Alhamdulillah, saya baru dapat cucu pertama. Jadi semangat nyoblos,” ujar Amsakar usai mencoblos bersama sang istri, Herlita Sari.

Jadwal pencoblosan yang sudah diagendakannya pada pagi hari terpaksa ditunda. Hal itu dikarenakan sang istri masih mengurus kepulangan anak yang baru melahirkan cucu pertama mereka.

Baca Juga: Bulog Batam Pastikan Stok Beras Aman di Batam

”Saya pikir dokter datangnya pagi, ternyata pagi hanya dokter umum. Jadi agak telat nunggu dokter spesialis sebelum pulang. Alhamdulillah walau agak telat, bisa nyoblos juga bareng istri. Anak yang baru selesai lahiran, juga sempat ke sini untuk nyoblos,” sebut Amsakar.

Dikatakannya, ia bersama keluarga punya satu suara untuk calon Presiden RI. Namun untuk surat suara lainnya, DPRD Kota Batam, DPRD Kepri, DPR RI dan DPD, tergantung lokasi tempat tinggal dan dapil.

”Untuk presiden kami sudah berdiskusi dan bermusyawarah. Alhamdulillah semuanya satu suara untuk calon presiden,” sebut Amsakar.

Disinggung bagaimana jika calon presiden pilihannya nanti tak terpilih, Amsakar menjelaskan hal itu tak masalah. Menurutnya, siapun presiden nanti itu lah pilihan terbanyak rakyat. ”Yang pasti harapan saya, presiden nanti dapat membawa kemajuan lebih baik untuk semua rakyat,” sebutnya.

Baca Juga: 8 TPS di Batam Terpaksa Pemungutan Susulan

Di TPS Amsakar, suara paslon Anis dan Prabowo kejar-kejaran. Sedangkan suara pasangan nomor 3 kalah jauh dari suara kedua pasangan tersebut. ”Namun, suara tertinggi di TPS 32 Kelurahan Belian, suara pasangan nomor 1,” ujar petugas KPPS.

Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Mahfud Provinsi Kepri, Soerya Respationo, hadir di TPS 026 pendopo Taman Duta Mas, RW 02, Baloi Permai, Batam Kota. Soerya hadir mengenakan kemeja putih dan berjalan kaki menuju TPS bersama Dwi Ajeng Sekar Respaty dan Putra Yustisi Respaty.

“Persiapannya sudah sa-ngat bagus, saya sengaja datang pagi hari agar memastikan apakah TPS sudah dalam keadaan siap ternyata memang sudah siap semua,” ujar Soerya Respationo, kepada Batam Pos, Rabu (14/2).

Soerya menyebut pelaksa-naan sudah berjalan lancar mulai dari KPPS dan anggotanya lalu juga dari pihak kepolisian dan Panwas. “Aksesnya mudah bagi masyarakat pemilih di TPS ini mulai dari masuk hingga keluar setelah memilih, sehingga tidak terjadi penumpukan,” sebutnya.

Baca juga: Lampu Padam, Pengendara Terperosok Lubang

Di lain pihak, Badan Pengawas Pemilu Batam meninjau langsung TPS 028 yang tidak mendapatkan surat suara DPRD Provinsi Kepri Dapil Kepri IV di Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubukbaja, Rabu (14/2) siang. Anggota Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza, mengatakan, kondisi ini menimbulkan kegaduhan karena kotak surat suara DPRD Provinsi Kepri diisi dengan surat suara DPR RI.

”Ada human error. Jadi ini murni kesalahan dari petugas logistik,” sebutnya saat dijumpai di TPS 028 Batu Selicin.

Reza mengakui, untuk penga-wasan logistik memang tidak dapat diawasi selama 24 jam. Sehingga kelalaian seperti ini tidak terhindarkan.

”Kotak suara lengkap, hanya isinya yang tidak sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.
Akibat kejadian ini, kurang lebih ribuan pemilih tidak bisa memilih anggota DPRD Provinsi Kepri untuk Kepri 4. ”Selanjutnya mereka ini akan kembali ikut dalam pemungutan suara lanjutan (PSL). Karena surat suara tidak tersedia. Jadi butuh waktu kurang lebih 10 hari untuk pemu-ngutan ulang,” imbuhnya. (*)

 

Reporter : Yulitavia / Azis Maulana / Eusebius Sara / Yashinta

Update