
batampos— Warga Dapur Arang, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, digegerkan dengan penemuan mayat pria yang tersangkut di antara akar bakau, Sabtu (1/11) pagi. Korban diketahui berinisial BA (45), warga setempat yang diduga meninggal dunia akibat terpeleset dan jatuh ke perairan saat hujan deras.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Rahmad Susanto, mengatakan korban pertama ditemukan oleh seorang warga bernama Jepri. Saat itu, Jepri melihat sesosok tubuh mengapung di sekitar kawasan bakau.
“Warga yang menemukan langsung memberitahu warga lain dan kemudian melapor ke pihak kepolisian,” ujar Rahmad, Senin (3/11).
Mendapat laporan tersebut, polisi bersama Tim Inafis Polresta Barelang segera turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Rahmad.
Ia mengatakan, dugaan sementara korban terpeleset saat hujan dan terjatuh ke perairan. “Korban diketahui sudah beberapa hari tidak terlihat oleh keluarganya. Kemungkinan terpeleset saat hujan, lalu tenggelam,” ujarnya.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah. “Keluarga menolak autopsi dan telah menerima jenazah untuk dimakamkan,” kata Rahmad.
Polisi memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. “Dari hasil visum dan keterangan keluarga, korban meninggal murni karena kecelakaan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yashinta



