Senin, 12 Januari 2026

Program Cek Kesehatan Gratis di Batam Capai 681 Pemeriksaan, Fokus pada Deteksi Dini Penyakit

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Batam terus dimanfaatkan oleh masyarakat. Hingga 22 Februari 2025, jumlah pemeriksaan dalam program ini telah mencapai 681 pasien.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Meldasari, mengatakan bahwa pihaknya terus memperbarui data pemeriksaan setiap hari pada pukul 16.00 WIB. Dari total warga yang telah mengikuti program ini, kelompok usia 40-59 tahun menjadi yang paling banyak memanfaatkan layanan, dengan jumlah mencapai 254 pasien.

“Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut kemudian dicatat dalam Rapor Kesehatan yang tersedia di aplikasi Satu Sehat. Rapor ini hanya bisa diakses oleh pemeriksa, mirip dengan hasil laboratorium,” kata dia, Selasa (25/2).

Jika ditemukan hasil pemeriksaan yang kurang baik, pasien akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di puskesmas atau rumah sakit. Namun, apabila kondisi masih dapat ditangani di tingkat puskesmas, pasien biasanya langsung diberikan pengobatan.

Program CKG ini bersifat sebagai skrining kesehatan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit. Pemeriksaan yang dilakukan mencakup berbagai aspek kesehatan, termasuk deteksi awal penyakit tidak menular yang sering terjadi di masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, menyebut salah satu tujuan utama program ini adalah mendukung deteksi dini kanker serviks dan payudara. Ia menegaskan bahwa kanker merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan sejak dini guna meningkatkan peluang kesembuhan.

“Kini, warga yang berulang tahun bisa memanfaatkan program CKG untuk pemeriksaan kesehatan gratis. Program ini tidak hanya memberikan pemeriksaan umum, tetapi juga layanan deteksi dini kanker, seperti kanker payudara dan serviks,” kata Didi.

Ia menambahkan, program CKG telah berjalan di seluruh puskesmas di Batam. Dengan tersebarnya layanan ini di 21 puskesmas, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk deteksi dini penyakit.

Didi juga mengimbau warga Batam agar tidak ragu memeriksakan kesehatannya melalui program ini. Pemeriksaan secara rutin dapat membantu dalam pencegahan penyakit serta mendukung gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Dinkes Batam juga akan terus mengevaluasi program ini agar semakin efektif dalam menjangkau masyarakat luas. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update