Jumat, 9 Januari 2026

Proyek Pelebaran Jalan R Suprapto Semakin Digesa

spot_img

Berita Terkait

spot_img
royek pelebaran Jalan Letjen R Suprapto di kawasan Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Proyek pelebaran Jalan Letjen R Suprapto di kawasan Batuaji, Kota Batam, kini semakin digesa. Jalan yang sebelumnya hanya dua lajur kini akan dibangun menjadi lima lajur, dimulai dari simpang Puteri Hijau menuju ke arah Mukakuning. Proyek strategis ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memperbaiki wajah kawasan Batuaji yang semakin padat.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa progres pembukaan badan jalan atau right of way (row) sudah mencapai kawasan di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza. Aktivitas alat berat tampak intens, dan beberapa bagian median jalan telah dibongkar untuk mendukung perluasan.
Proyek ini ditargetkan segera rampung agar ruas jalan dari simpang Puteri Hijau hingga simpang Barelang memiliki lebar yang seragam. Pemerintah berharap peningkatan kapasitas jalan ini dapat memperlancar arus lalu lintas harian yang kerap tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.
Masyarakat menyambut baik pembangunan ini. Andika, seorang warga Batuaji, mengatakan bahwa selama ini kemacetan sering terjadi di sekitar proyek karena jalur sempit dan kondisi jalan yang rusak. “Sekarang sudah mulai terlihat pembenahan. Semoga cepat selesai, biar tidak macet terus,” ujarnya.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, juga telah meninjau langsung progres proyek pada Kamis (19/6) di depan SP Plaza. Ia ingin memastikan pekerjaan di lapangan sesuai rencana dan spesifikasi. Dalam kesempatan itu, ia juga berdialog dengan petugas lapangan untuk mengevaluasi titik rawan kemacetan.
“Kawasan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Batuaji, Sagulung, dan sekitarnya ke pusat kota. Maka, kita ingin pastikan bahwa kondisi jalan benar-benar mendukung mobilitas warga,” kata Amsakar dalam keterangannya.
Amsakar menegaskan bahwa pembangunan ini adalah bagian dari respons aktif Pemko Batam dalam mengatasi persoalan infrastruktur di wilayah padat aktivitas. “Beberapa ruas jalan sedang kita kebut, terutama di kawasan pemukiman dan pusat ekonomi warga,” katanya.
Ia juga meminta sinergi antara dinas teknis dengan aparat kecamatan dan kelurahan agar pengawasan proyek bisa dilakukan secara berkala. Menurutnya, percepatan pembangunan jalan ini tidak hanya tanggung jawab satu instansi saja, melainkan harus kolaboratif.
Dampak pelebaran jalan ini juga menyentuh JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) di sepanjang ruas jalan. Ukurannya kemungkinan akan disesuaikan jika pelebaran jalan telah rampung. Kepala Dinas Perhubungan Batam, Salim, menyebut penyesuaian JPO akan dibahas kemudian. “Itu nanti dibahas dan dianggarkan. Sekarang masih fokus ke pelebaran jalannya dulu,” jelasnya.
Dengan proyek ini, masyarakat berharap wajah Batuaji semakin tertata, arus lalu lintas lancar, dan kualitas hidup meningkat seiring berkembangnya infrastruktur jalan yang representatif. (*)
Reporter: Eusebius Sara 

Update