Minggu, 15 Maret 2026

Proyek Perumahan Timbun Hutan Bakau dan Persempit Alur Sungai di Marina

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Proyek penimbunan alur sungai yang dilakukan salah satu depelover di Marina, Batam

batampos- Aktivitas proyek pengembang perumahan di wilayah Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang membuat warga sekitar jadi susah. Sebab banjir jadi kerap terjadi. Selama musim hujan ini tidak sedikit ruas jalan ataupun pemukiman yang terendam banjir.

Penyebab banjir adalah drainase induk atau sungai yang menjadi lokasi keluarnya air ke wilayah perairan Marina sudah ditimbun hingga saluran air menyempit. Yang dulu hutan bakau sekarang sudah rata ditimbun tanah. Ada satu proyek pengembang perumahan yang mengubah bantaran sungai menjadi lahan siap pakai atau siap bangun perumahan.

Masyarakat sudah berulang kali menyorotinya namun proyek ini terus berjalan hingga saat ini. Ruas jalan Marina City yang sudah diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Kepri beberapa waktu lalu kini kembali rusak parah. Selama musim hujan ini jalan di sana sangat berbahaya. Ceceran material tanah dari truk pengangkut tanah untuk menimbun hutan bakau dan sungai tadi berubah jadi kubangan lumpur. Masyarakat menjerit karena sudah tak terhitung korbannya.

BACA JUGA: Hindari Jalan Berlubang, Pengendara Nekad Lawan Arus di Jalan Marina City

Ismail, toko masyarakat setempat memastikan penyebabnya adalah proyek pengembang perumahan tadi. Jika saja sungai panjang (sebutan warga setempat untuk alur pembungaan air ke perairan Marina) tidak diganggu maka risiko banjir bisa diminimalisir.

“Coba sekali kali, pemerintah yang pemangku kewenangan terkait masuk lihat dulu sungai panjang itu. Sudah banyak yang ditutup. Dari luar (jalan raya) memang tak nampak, karena proyek pematangan lahannya di dalam. Sudah rusak parah sungai itu. Padahal itulah satu-satunya akses keluar air ke Marina,” ujarnya.

Budi, warga perumahan Benih Berani, Marina menuturkan semenjak proyek pematangan lahan di pedalaman Marina berjalan lingkungan pemukiman mereka selalu tergenang banjir saat hari hujan. Warga setempat sudah menyampaikan persoalan ini berulang kali ke pemerintah setempat namun belum ada tanggapan sama sekali.

Syamsudin, warga lainnya juga menyampaikan, proyek normalisasi drainase dari Pemko Batam di wilayah Marina belum berjalan dengan maksimal. Beberapa waktu lalu memang ada pengerukan drainase di sekitar wilayah perumahan Victoria, Marina namun belum merata sampai ke hilir sungai panjang. Berharap agar kedepannya persoalan ini segera ditanggapi demi mengenai ancaman banjir yang lebih berbahaya lagi. (*)

Reporter : Eusebius Sara

 

SALAM RAMADAN