Minggu, 25 Januari 2026

PT LOI Beberkan Kronologis Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Ignasius, Janji Penuhi Hak Korban

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Proses evakuasi korban usai ditemukan meninggal dunia. f.ist

batampos – PT Lestari Ocean Indonesia (LOI) akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus kronologis lengkap terkait kecelakaan kerja yang merenggut nyawa salah satu karyawannya, Ignasius, yang menjabat sebagai Forman Launching. Peristiwa nahas itu terjadi saat proses pencarian balon launching yang terjebak di bawah tongkang Oceania 300.

Operational Manager PT LOI, Ali Basyir, menjelaskan, musibah bermula pada Jumat (15/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, perusahaan menggelar prosesi launching tongkang Oceania 300 yang dipimpin langsung oleh Ignasius.

“Seluruh rangkaian kegiatan saat itu berjalan lancar dan aman,” ujarnya, Kamis (21/8).

Namun, setelah acara usai, tim menemukan masih ada satu balon launching yang tersangkut di bawah tongkang. Upaya pencarian pun dilakukan sejak Sabtu (16/8) menggunakan berbagai metode, termasuk menarik tali dari depan ke belakang tongkang dengan bantuan excavator. Meski sudah berulang kali dicoba, balon tersebut tetap tidak ditemukan.

Pencarian berlanjut pada Senin (18/8) dengan metode lain, seperti menusukkan pipa paralon ke bawah tongkang. Karena hasil tetap nihil, perusahaan akhirnya memutuskan memanggil vendor atau penyelam profesional untuk membantu.

Namun, sebelum tim penyelam tiba, Ignasius justru berinisiatif melakukan penyelaman sendiri tanpa menggunakan peralatan selam maupun tali pengaman, serta tanpa koordinasi dengan petugas K3.

“Salah satu saksi, Roni, sempat menegur Ignasius agar tidak melanjutkan niatnya karena sangat berisiko. Pada penyelaman pertama, Ignasius masih muncul ke permukaan. Tapi saat turun kedua kalinya, sekitar 15 menit kemudian, ia tak kunjung kembali,” tutur Ali.

Roni yang panik segera memanggil rekan lainnya. Perusahaan kemudian menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan. Pencarian juga melibatkan penyelam Polairud dan nelayan setempat.

Sejak Senin malam hingga Selasa (19/8) dini hari pukul 02.00 WIB, pencarian dilakukan intensif. Namun, kondisi air yang keruh membuat jarak pandang terbatas sehingga hasil tetap nihil. Pencarian dilanjutkan Selasa pagi dengan tambahan dua penyelam.

“Sekitar pukul 09.30 WIB, jasad Ignasius akhirnya ditemukan di bawah tongkang. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses autopsi,” jelas Ali.

Pada malam harinya, jenazah dipulangkan ke rumah duka dan disemayamkan, sebelum akhirnya dimakamkan Rabu (20/8) pukul 11.30 WIB di TPU Sei Temiang dengan prosesi adat.

Ali menegaskan, sejak awal hingga akhir, perusahaan mengawal penuh proses pencarian, autopsi, pemakaman, hingga kegiatan adat keluarga korban. PT LOI juga berkomitmen memenuhi seluruh hak-hak almarhum sesuai tanggung jawab perusahaan.

“Sebagai bentuk tanggung jawab, PT LOI akan menyerahkan seluruh hak yang semestinya diterima keluarga almarhum. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa rekan kerja kami, Ignasius,” pungkas Ali. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update