
batampos – PT Pelni cabang Batam mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk menghadapi lonjakan penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini.
Kepala cabang (Kacab) PT Pelni Batam, Muhammad Iqbal, memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada 20 dan 21 Desember, serta 26 Desember mendatang. Jalur perjalanan tujuan Medan dan Jakarta diperkirakan menjadi rute tersibuk.
Untuk memastikan kelancaran pelayanan, PT Pelni mengoperasikan kapal bantuan KM Doloronda yang akan mendukung KM Kelud dalam melayani rute Batam-Medan.
“Sama seperti tahun sebelumnya, KM Kelud akan dibantu oleh KM Doloronda, terutama untuk jalur menuju Medan yang biasanya ramai di akhir tahun,” katanya, Selasa (10/12).
Selain menambah armada kapal, PT Pelni juga memprioritaskan perbaikan fasilitas pendukung demi kenyamanan penumpang. Salah satu fokus utama adalah akses jalan menuju Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batuampar, yang kini menjadi lokasi sandar KM Kelud.
“Akses jalan utama masih berupa jalan tanah yang menyulitkan calon penumpang, terutama saat hujan. Kami akan segera berkoordinasi dengan BP Batam untuk perbaikannya,” ujar Iqbal.
Pemindahan lokasi dermaga sandar KM Kelud dari Pelabuhan Bongkar Muat Batuampar ke Pelabuhan Bintang 99 Persada juga menjadi langkah strategis PT Pelni. Pelabuhan ini dilengkapi fasilitas yang lebih memadai untuk menghadapi lonjakan penumpang, yang diperkirakan mencapai hingga 3.000 orang.
Menurut Iqbal, Pelabuhan Bintang 99 Persada memiliki area tunggu yang nyaman, baik di dalam maupun luar ruangan. Ruang tunggu dalam mampu menampung hingga 1.200 orang, sementara area luar dilengkapi tenda tambahan untuk para penumpang.
Selain itu, PT Pelni juga mengatur jalur khusus bagi penumpang dan porter untuk menghindari kerumunan dan memperlancar proses masuk ke kapal.
“Jalur bagi penumpang sudah terpisah dari jalur porter, sehingga tidak saling bersenggolan lagi saat akan memasuki kapal,” ujar dia. (*)
Reporter: Arjuna



