
batampos – Karyawan PT Solusi Bangun Andalas (SBA) area Batam mengeluhkan sikap perusahaan. Sebab, perusahaan produsen semen ini mengabaikan hak pekerja, tidak dilengkapi K3, serta mengoperasikan mesin yang sudah tak layak.
Dari pengakuan pekerja, hak yang diabaikan yakni para pekerja tidak mengantongi BPJS Kesehatan. “Sudah 3 bulan kerja, tapi tidak ada BPJS. Gaji teman juga ada yang telat dibayarkan,” ujar salah seorang pekerja, Senin (3/6).
Ia mengaku BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan. Karena, para pekerja kerap mengalami sakit karena debu semen tersebut. Sakit yang dialami seperti batuk, dan sakit kulit atau gatal-gatal. “Tiap hari hirup debu, tapi tidak ada BPJS. Sampai ada yang batuk berdarah. Bahkan hingga ada yang mengalami gangguan pernapasan dan penglihatan.” katanya.
Ia menjelaskan mesin yang tak layak beroperasi tersebut yakni mesin pengepakan lokasi packing plant. Mesin tersebut bocor, hingga mengeluarkan debu yang lebih banyak. “Semenjak saya kerja kebocoran sudah terjadi, saya gak tau kapan rusaknya, hanya saja saya kerja sudah seperti ini,” ungkapnya.
Pekerja tersebut turut memperlihatkan kondisi saat bekerja. Terlihat pekerja tanpa dilengkapi K3 bekerja di dalam ruangan penuh debu semen. Memang saat bekerja mereka menggunakan safety atau alat pengaman saat bekerja seperti masker dan kacamata. Namun hal itu tidak maksimal. Apalagi dengan tumpukan debu yang seperti itu.
“Teman kita di depan saat bekerja gak kelihatan. Kita harus teriak dulu baru tahu kalau disana ada orang,” sebutnya.
Sementara, perwakilan SBA di Batam, Rido Ansari saat dikonfirmasi mengatakan kalau terkait video mereka harus melakukan konfirmasi ke lapangan dan pihak tertentu.
Sedangkan terkait pekerja mereka mengatakan sudah lengkapi APD seperti respirator dust, kn95 dan lain sebagainya.
“Terkait video tersebut saya harus konfirmasi ke lapangan dan pihak-pihak tertentu karna kejadian seperti ini bukan kejadian normal pasti ada abnormalitas dan terkait pekerja kita sudah lengkapi apd seperti respirator dust, kn95 dan lain sebagainya,” sebut Rido Ansari saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Diketahui, PT Solusi Bangun Andalas (SBA) merupakan salah satu produsen semen di Indonesia dengan kapasitas produksi sebesar 1,8 juta ton per tahun. Pabrik SBA terletak di Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.
Perusahaan mengoperasikan pabrik terintegrasi di Lhoknga, dan fasilitas pengemasan yang berlokasi di Lhoknga, Lhokseumawe, Belawan, Batam and Dumai. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



