Minggu, 11 Januari 2026

Puncak Arus Mudik KM Kelud Diprediksi Mulai 23 Maret, Pelni Tambah Jadwal Keberangkatan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Para penumpang saat akan menaiki kapal Pelni di Pelabuhan Bintang 99. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – PT Pelni Cabang Batam memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 1446 Hijriah untuk kapal KM Kelud akan terjadi mulai 23 Maret 2025. Mengantisipasi lonjakan penumpang pada rute Batam-Belawan, Pelni telah menambah jadwal keberangkatan guna memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi pemudik.

Kepala PT Pelni Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa tren tahunan menunjukkan lonjakan signifikan pada pekan terakhir sebelum Lebaran.

“Kami memprediksi tanggal 23 Maret sebagai puncak arus mudik karena banyak pemudik ingin tiba lebih awal di kampung halaman. Oleh karena itu, kami menambah satu kapal dan mengatur jadwal keberangkatan pada 23, 25, 28, dan 31 Maret,” ujarnya, Jumat (21/3).

Edwin menjelaskan bahwa penambahan jadwal pelayaran ini bertujuan untuk memecah kepadatan yang biasanya terpusat di tanggal tertentu. “Kami ingin menghindari kondisi seperti angkutan Natal dan Tahun Baru kemarin, di mana puncak kepadatan terjadi dalam dua hari tertentu. Dengan tambahan kapal dan jadwal yang lebih terstruktur, diharapkan pemudik memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan,” katanya.

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, Pelni juga mengimbau pemudik agar datang lebih awal ke pelabuhan guna menghindari antrean panjang.

“Kami sarankan penumpang tiba minimal dua jam sebelum keberangkatan, terutama pada tanggal-tanggal padat seperti 23 dan 28 Maret,” tambah Edwin.

Selain menambah kapal dan mengatur jadwal keberangkatan, Pelni Batam juga memperkuat sistem check-in online guna mengurangi antrean panjang di loket pelabuhan. Layanan check-in online ini telah diterapkan sejak Desember 2024 dan dapat diakses melalui aplikasi Pelni Mobile.

“Check-in online bisa dilakukan mulai 12 jam hingga 30 menit sebelum keberangkatan. Ini sangat membantu dalam mengurangi antrean panjang di loket pelabuhan,” jelas Edwin.

Layanan check-in online ini berlaku untuk semua tiket Pelni, baik yang dibeli melalui aplikasi, ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret, agen resmi, maupun platform Livin’ by Mandiri. “Penumpang cukup memasukkan kode booking tiket mereka ke dalam aplikasi Pelni Mobile untuk melakukan check-in,” tambahnya.

Dengan berbagai upaya ini, Pelni Batam berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar, nyaman, dan tertib.

“Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan online agar terhindar dari kepadatan di pelabuhan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update