Rabu, 4 Februari 2026

Puskesmas Tiban Baru Raih Penghargaan IGA 2024 Berkat Program Konser Diva

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Puskesmas Tiban Baru mewakili Kota Batam mendapat juara 2 kategori daerah perbatasan terinovatif dalam Innovative Goverment Award di Surabaya. Foto: Puskesmas Tiban Baru untuk Batam Pos

batampos – Puskesmas Tiban Baru, yang mewakili Kota Batam, berhasil meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2024 kategori Daerah Perbatasan Terinovatif. Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui program inovasi unggulannya, Kontrasepsi Terintegrasi Pemeriksaan Sadanis IVA (Konser Diva).

Kepala Puskesmas Tiban Baru, dr. Hilda Insyafri menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan daerah dalam menciptakan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

“Innovative Government Award adalah ajang penghargaan yang diberikan oleh Kemendagri kepada pemerintah daerah atas inovasi mereka. Penilaian dilakukan melalui profil inovasi daerah yang menghasilkan skor Indeks Inovasi Daerah (IID), dianalisis dan diseleksi oleh Tim Penilai, hingga ditetapkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri,” ujarnya, Jumat (13/12).

Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, Puskesmas Tiban Baru mewakili Kota Batam bersama Bapenda meraih juara kedua dalam Innovative Government Award 2024 kategori Daerah Perbatasan Terinovatif,” ucap dr. Hilda.

Selain meraih penghargaan di tingkat nasional, Puskesmas Tiban Baru juga memborong penghargaan di tingkat lokal. Diantaranya Juara 1 Inovasi Non-Digital Terbaik dalam Batam Innovation Government Awards 2024. Juara 2 Puskesmas Terinovatif dalam ajang yang sama. Juara 1 kategori Non-Digital di ajang IGA Kota Batam 2024, Nakes dan Tingkat Provinsi Kepri serta juara 2 Nakes dan (Tenaga Kesehatan Teladan) dalam Anugerah ASN Kota Batam.

Program Konser Diva menjadi andalan Puskesmas Tiban Baru dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Inovator program ini, dr. Yuliza Cahyanti menjelaskan bahwa Konser Diva adalah pelayanan kontrasepsi yang terintegrasi dengan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis).

“Latar belakang program ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat, terutama wanita usia subur 30–50 tahun, untuk melakukan deteksi dini kanker payudara dan serviks, meskipun cakupan pasangan usia subur yang ber-KB sudah lebih dari 80 persen,” jelasnya.

Program ini dimulai pada Januari 2022 dan terus berjalan hingga saat ini. Hasilnya, jumlah wanita usia subur yang menjalani pemeriksaan IVA dan Sadanis meningkat dari 5 persen pada 2021 menjadi 34 persen pada 2024.

dr. Yuliza menyebutkan ada banyak manfaat Program Konser Diva. Diantaranya memberikan pelayanan kesehatan terintegrasi dalam satu kegiatan. Memudahkan akses masyarakat melalui pelaksanaan bergilir di posyandu atau RW.

“Serta paling penting mengintegrasikan pelayanan KB dengan pemeriksaan IVA dan Sadanis untuk deteksi dini kanker, ” tuturnya.

Program ini didukung oleh berbagai mitra, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kota Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam, PKK Kelurahan, Kader Posyandu, Majelis Taklim, PDA Kota Batam, Gereja Wilker Tiban Baru & Tiban Lama dan Laboratorium Kimia Farma.

Meskipun program ini menunjukkan hasil yang signifikan, masih ada kendala di lapangan. “Beberapa ibu merasa malu atau takut untuk diperiksa, sehingga menyulitkan kami saat mencari sasaran,” ungkap dr. Yuliza.

Ia berharap, dengan penghargaan ini, Puskesmas Tiban Baru terus menjadi pelopor inovasi pelayanan kesehatan.

“Dengan penghargaan ini, kami berharap Puskesmas Tiban Baru semakin banyak menciptakan inovasi terbaru untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ucapan terimakasih saya kami ucapkan kepada Pemerintah Kota Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam yang selalu mensupport kami dan DP3AKB Mitra Konser Diva,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update