Selasa, 21 Mei 2024
spot_img

RAT Tak Kuorum, Karyawan PT ITS Indotirta Suaka Kembali Datangi Kantor Dinas Koperasi Batam

Laporan Hasil Pengawas Dinilai Tidak Transparan dan Akuntabel

Berita Terkait

spot_img
51798ace a353 4342 9b58 3616dae9a53f
Karyawan Pt Indotirta saat melakukan aksi di pelabuhan.

batampos – Puluhan karyawan PT ITS Indotirta Suaka yang di PHK kembali mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, di Sekupang, Jumat (26/4) siang.

Mereka yang tergabung dalam koperasi Kopkar Indo Bulan ini melaporkan terkait banyaknya kejanggalan di koperasi tersebut.

“Kami sampaikan ke dinas, jadi kopkar Indobulan itu pengurus hanya sebagai nama saja. Sebab yang paling mendominasi dalam pengambilan keputusan itu pengawas. Pengawaslah yang selama ini mengatur pengurus ini menurut kami sangat sayangkan karena bertabrakan dengan UU perkoperasian, ” ujar Virjil salah satu anggota koperasi Indobulan, Sabtu (27/4).

Selain itu mereka juga menilai hasil laporan hasil pengawasan koperasi ini tidak transparan dan akuntabilitas. Pengawas hanya bercerita saja dan tidak dalam bentuk data, sebab ada uang yang diawasi Rp 7 miliar lebih dan ada asset lainnya.

Virjil juga menyebutkan jika Rapat Akhir Tahun (RAT) yang dilakukan di Pulau Bukan pada Kamis (25/4) kemarin tidaklah kourum serta tak dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya peserta yang hadir sesuai aturan undang-undang haruslah 50 persen + 1 dari jumlah anggota koperasi berjumlah 641 orang.

“Paling tidak harus 321 yang hadir baik offline maupun daring. Sementara bukti yang kami terima absensi berjumlah 79 orang dan yang ikut zoom meeting 12 orang termasuk host dan pengurus kopdar Indobulan, ” tamba h Virjil.

Ia juga mempertegaskan kepada pihak dinas agar jangan sampai ada absensi bayangan atau angket yang dilakukan guna mensiasati agar kuorum terpenuhi 50 persen + 1.

“Hanya saja jawaban kadis kami belum terima berita acara dan secepatnya dinas akan mempertemukan kami dengan pengurus atau pengawas, ” sebut Virjil.

Sementara itu Kepala Dinas UMKM Kota Batam Hendri Arulan belum bisa dikonfirmasi terkait laporan anggota koperasi Indobulan ini. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

spot_img

Update