Sabtu, 24 Januari 2026

Rawan Kecelakaan, Lampu Merah di Tiban Center Dipindah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Tingginya angka kecelakaan di kawasan Tiban Center, Sekupang, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam untuk mengambil langkah cepat. Salah satu upaya konkrit yang dilakukan adalah memindahkan posisi lampu merah di Jalan Gajah Mada, titik yang selama ini dinilai rawan insiden lalu lintas.

Kepala Dishub Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil menyusul dua kecelakaan tragis yang menelan korban jiwa dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu peristiwa bahkan merenggut nyawa seorang pengemudi mobil Wuling berwarna merah maroon yang tewas di lokasi kejadian.

“Karena tingginya frekuensi kecelakaan di titik tersebut, kami berinisiatif menggeser posisi lampu merah ke titik yang lebih aman. Ini langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa terulang,” kata Leo, Jumat (19/9).

Leo menegaskan, pemindahan ini bukan berarti penghapusan, melainkan reposisi ke lokasi yang lebih strategis, guna mengatur arus lalu lintas dengan lebih efisien dan mengurangi potensi tabrakan.

Selain itu, Dishub juga tengah mempersiapkan pemasangan pita pengaman (rumble strip) di sekitar kawasan tersebut. Pita ini berfungsi memperlambat laju kendaraan saat mendekati persimpangan.

“Begitu cuaca memungkinkan, pemasangan pita pengaman akan langsung kita kerjakan. Ini bagian dari langkah preventif yang kami siapkan,” ujar Leo.

Menurutnya, pengamanan infrastruktur hanya akan efektif jika diiringi oleh kesadaran berlalu lintas dari masyarakat. Sebab, faktor manusia masih menjadi penyebab utama kecelakaan.

“Kami minta semua pengguna jalan lebih disiplin. Fasilitas keselamatan seperti lampu merah dan pita pengaman hanya efektif kalau pengendara juga ikut waspada,” imbuhnya.

Dishub menilai Tiban Center sebagai kawasan dengan intensitas lalu lintas tinggi, baik dari kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga logistik. Dengan kondisi jalan yang padat, pengaturan lalu lintas yang tepat sangat dibutuhkan.

“Kami harap, lewat kombinasi reposisi lampu merah dan fasilitas keselamatan tambahan, angka kecelakaan di wilayah ini bisa ditekan secara signifikan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tutupnya. (*)

Reporter: Arjuna

Update