
batampos – Warga yang melintas di jalan menuju Tiban Center, Sekupang, mengeluhkan kondisi garis kejut (rumble strip) yang mulai menipis dan tidak lagi terlihat jelas. Mereka khawatir kondisi ini dapat memicu kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat hujan.
Salah seorang warga, Dedi, mengatakan bahwa garis kejut yang sebelumnya berguna memperlambat kendaraan kini sudah hampir tidak berfungsi karena catnya memudar dan sebagian aspal mengalami keausan.
“Sering kendaraan ngebut dari arah atas karena tidak sadar kalau itu jalan ramai. Kalau malam, tambah bahaya karena tidak kelihatan garis kejutnya,” ujarnya, Rabu (25/6).
Ia berharap pemerintah atau instansi terkait segera melakukan pengecatan ulang atau perbaikan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.
Baca Juga: Tim Terpadu Kota Batam Akhirnya Bongkar Puluhan Bangunan di Jalan Tengku Sulung
Keluhan serupa juga disampaikan Rina, warga Seiharapan, Sekupang. Menurutnya, banyak pengendara mobil yang laju dari arah Sekupang dan tiba-tiba mengerem saat melihat keramaian di sekitar Tiban Center.
“Kami bukan sekadar minta dicat ulang, tapi kalau bisa ditambah juga rambu-rambu atau marka peringatan sebelum persimpangan jalan,” katanya.
Warga berharap Dinas Perhubungan Kota Batam atau instansi terkait dapat segera merespons keluhan ini, mengingat area menuju Tiban Center merupakan akses utama dan cukup padat kendaraan, terutama pada jam pulang kerja dan akhir pekan.
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperkuat upaya keselamatan berkendara dengan memperluas pemasangan marka jalan, zebra cross, dan garis kejut. Langkah ini diprioritaskan di kawasan rawan kecelakaan dan padat kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk fasilitas keselamatan jalan tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika pada tahun lalu marka jalan zebra cross, dan garis kejut hanya dipasang sepanjang 3 kilometer, kini telah mencapai 22 kilometer berkat dukungan anggaran dari APBD Perubahan.
Baca Juga: Ada Pekerjaan Perbaikan Pipa di Depan Hotel Vista, Waspadai Gangguan Layanan
“Alhamdulillah sekarang sudah 22 kilometer, dan ditambah lagi oleh Pak Wali dan Bu Wakil melalui APBD-P,” ujar Salim.
Marka jalan dan fasilitas lainnya kini sedang dalam proses pengerjaan di sejumlah titik strategis. Beberapa di antaranya yakni Simpang Lampu Merah Tiban Center, depan Politeknik Batam, kawasan Panindo, Jalan Bypass Bandara Hang Nadim, arah Nagoya, serta kawasan BP Batam dan Kantor Wali Kota.
“Target utama kita adalah titik-titik padat kendaraan seperti Batam Center menuju bandara dan Tiban Center, karena saya sendiri melihat langsung banyak marka yang sudah pudar, termasuk garis kejut di Tiban Center,” jelasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



