Minggu, 4 Januari 2026

Remaja 14 Tahun Terkunci Dalam Kontainer di Nongsa, Polsek Dalami Kemungkinan Lainnya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolsek Nongsa, Kompol Dr Arsyad Riyandi.

batampos – Warga Komplek Ruko Summer Land, Nongsa, digegerkan penemuan seorang remaja perempuan berusia 14 tahun yang terkunci di dalam kontainer terbengkalai, Rabu (27/8). Korban berisial N ditemukan dalam kondisi lemas dan sesak karena diduga cukup lama berada di dalam kontainer.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 11.15 WIB, ketika salah seorang warga yang berkantor tak jauh dari kontainer mendengar suara perempuan minta tolong. Setelah mencari sumber suara, ternyata berasal dari salah satu kontainer yang sudah lama tak terpakai.

Di sana ia menemukan kontainer dalam kondisi terkunci dari luar, yang ternyata ada seorang remaja puteri. Remaja itu tampak sudah lemas dan lemah.

Baca Juga: Buruh Batam Gelar Demo Hari Ini, Polisi Siapkan Pengamanan

Kapolsek Nongsa Kompol Dr Arsyad Riyandi membenarkan kejadian tersebut. Dimana korban diselamatkan oleh salah seorang warga.

“Ada warga yang mendengar teriakan, dan menemukan remaja ini di dalam kontainer,” jelas Arsyad.

Menurut dia, remaja berinisial N itu datang dari Tanjunbalai Karimun bersama tiga orang temannya. Dua diantaranya laki-laki dan satunya perempuan.

“Pengakuan remaja ini, datang ke Batam bersama temannya untuk liburan,” kata Arsyad.

Mereka sempat menginap di sebuah hotel di kawasan Jodoh selama beberapa hari. Namun kemudian N terpisah dengan temannya, karena diduga terlibat masalah dengan teman perempuannya.

“N ini lalu menghubungi kakak angkatnya untuk minta bantuan, agar bisa pulang,” jelas Arsyad.

Baca Juga: Dishub Tata Ulang Parkir Batam, Targetkan PAD Rp20 Miliar

Dijelaskan Arsyad, kakak angkat N ini kemudian mengirim seorang rekan pria untuk menjemput dan menempatkan N di kontainer tersebut, dengan janji akan dijemput kembali sekitar pukul 12.00 WIB.

“Teman kakaknya ini diduga meninggalkan N di kontainer untuk beristirahat,” sebutnya.

N ditinggalkan sendirian di dalam kontainer. Ia sempat berusaha keluar, tetapi tidak berhasil. Dalam kondisi panik, ia berteriak minta tolong hingga akhirnya didengar warga. Polisi yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Polsek Nongsa untuk dimintai keterangan.

Arsyad menambahkan, pihaknya telah menghubungi keluarga korban di Karimun untuk proses pemulangan. “Saat ini korban masih berada di Polsek Nongsa. Kami sudah berhasil menghubungi ayahnya untuk memastikan pemulangannya ke Karimun,” ujarnya.

Meski begitu, polisi masih terus mendalami keterangan korban yang dinilai belum konsisten. Disinggung apakah ada kemungkinan korban mengalami kekerasan seksual, sementara ini belum bisa dipastikan.

“Keterangannya masih berubah-ubah. Namun sekarang korban sudah mulai sedikit terbuka,” kata Arsyad.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga akan menelusuri peran pihak-pihak yang meninggalkan N di dalam kontainer tanpa pengawasan. (*)

 

Reporter: Yashinta

Update