Rabu, 14 Januari 2026

Remaja Ajak Ayah Berkelahi karena Ditolak Beli Motor, Polisi Turun Tangan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan.

batampos – Beredar sebuah video pendek di media sosial yang memperlihatkan seorang remaja mengajak ayahnya berkelahi usai permintaannya untuk dibelikan sepeda motor ditolak.

Dalam video tersebut, terlihat sang remaja bahkan sempat mendorong ayahnya. Kejadian ini disebut berlangsung di wilayah Dapur 12, yang berada di bawah hukum Polsek Sagulung, belum lama ini.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari orangtua remaja tersebut dan langsung mengambil langkah pembinaan. “Iya itu benar, dan kami sudah lakukan edukasi dan bimbingan kepada sang anak ini,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi.

Menurut Kapolsek, orangtua remaja itu datang ke Polsek bukan untuk melaporkan secara hukum, melainkan meminta bantuan agar anak mereka mendapatkan pembinaan. “Orangtua memang mengadu ke kami (Polsek Sagulung) tapi untuk membina anak tersebut, dan itu sudah kami lakukan,” jelasnya.

Tindakan pembinaan dilakukan secara humanis dan mendidik, dengan harapan sang remaja dapat memahami kesalahannya dan kembali menjalin hubungan yang harmonis dengan orangtuanya. Proses edukasi ini dilakukan secara intensif oleh jajaran Polsek Sagulung.

Kini, sang remaja sudah kembali tinggal bersama orangtuanya dan berada dalam pengawasan serta pembinaan berkelanjutan dari pihak kepolisian. Keadaannya pun dikabarkan sudah lebih tenang dan mulai menunjukkan perubahan sikap yang positif.

Dalam video klarifikasi yang juga beredar di media sosial, ibu dari remaja tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian. Ia menyatakan bahwa anaknya kini sudah tidak lagi bersikap kasar dan mulai kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Kami berterima kasih kepada Pak Kapolsek yang sudah membantu membina anak kami ini. Anak kami sudah tak bandel lagi dan Alhamdulillah sudah mau beribadah lagi,” ujar sang ibu dengan nada haru.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan banyak warganet yang berharap agar peristiwa serupa tidak terulang. Pembinaan dari keluarga dan dukungan dari lingkungan, termasuk aparat kepolisian, dinilai penting dalam membentuk karakter anak di masa remaja. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update