Minggu, 25 Januari 2026

Rp18,42 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Jalan Raja Isa, Target Rampung Akhir Tahun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Para pekerja melakukan perbaikan jalan rusak di Jalan Raja Isa Batamcenter, Senin (9/12/2024). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali memprioritaskan pembangunan infrastruktur tahun ini. Dari 15 program utama yang dicanangkan, sektor jalan raya menempati posisi penting untuk menunjang mobilitas warga dan memperlancar pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu proyek besar yang kini berjalan ada di ruas Jalan Raja Isa, Batam Center. Jalur vital yang menghubungkan Simpang Bank Indonesia (BI) Kepri dengan Simpang KDA itu selama ini dikenal padat kendaraan, terutama pada jam sibuk.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Batam, Suhar, menjelaskan pengerjaan dilakukan dengan dua skema. Dari Simpang BI hingga Simpang Kaliban, jalan diperlebar dengan penambahan satu lajur di kedua sisi. Sementara dari Simpang Kaliban hingga Simpang KDA, dilakukan overlay atau pengaspalan ulang.

“Pelebaran dari Simpang BI sampai Kaliban masih berproses. Sedangkan jalur Kaliban hingga KDA kami siapkan overlay melalui penambalan lubang,” ujar Suhar, Rabu (17/9).

Proyek ini ditargetkan rampung akhir tahun. Dengan begitu, ruas Jalan Raja Isa akan segera lebih mulus dan nyaman dilintasi masyarakat saat pergantian tahun. Meski begitu, Suhar mengingatkan pengguna jalan agar tetap berhati-hati. Aktivitas alat berat sesekali menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

“Kami paham ada ketidaknyamanan sementara. Tapi manfaatnya akan sangat terasa bagi pengguna jalan ke depan,” katanya.

Jalan Raja Isa memang menjadi titik vital di Batam Center. Jalur ini menghubungkan kawasan perkantoran, pendidikan, dan perdagangan, sekaligus kerap dijadikan akses alternatif menuju Bandara Hang Nadim maupun pusat kota.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Medan Tracktorindo Perkasa dengan nilai kontrak Rp18,42 miliar, serta diawasi PT Multi Firma Riau Konsultan. Pemerintah berharap, perbaikan infrastruktur ini mampu mengurangi kemacetan di jalur utama yang kian meningkat seiring pertumbuhan jumlah kendaraan di Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Update