Jumat, 23 Januari 2026

RSBP Batam dan Kemenkes Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait memberikan cinderamata kepada Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono usai pertemuan pembahasan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang digelar di kantor Kemenkes RI, Jumat (10/10). Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI semakin mempererat kerja sama guna meningkatkan mutu layanan kesehatan di Batam. Komitmen ini ditandai dengan pertemuan pembahasan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang digelar di kantor Kemenkes RI, Jumat (10/10).

Delegasi BP Batam dipimpin langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, yang diterima oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono. Dalam pertemuan tersebut, dibahas langkah konkret mengimplementasikan kerja sama sejak MoU tahun 2022, termasuk peluang dukungan peralatan medis dan program penguatan layanan rumah sakit.

Ariastuty menegaskan bahwa BP Batam berkomitmen untuk menurunkan MoU menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional. “Dengan PKS, sinergi dengan Kemenkes akan semakin jelas, terutama dalam peningkatan fasilitas, peralatan medis, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

PKS ini diharapkan menjadi dasar hukum kuat untuk memperkuat posisi RSBP Batam sebagai rumah sakit rujukan utama di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante, menyambut positif langkah ini dan menyampaikan bahwa Kemenkes memiliki program dukungan berupa bantuan peralatan medis dan penguatan layanan rumah sakit. “Kami akan menindaklanjuti secara teknis agar RSBP dapat masuk dalam skema program dukungan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, mengapresiasi perhatian Kemenkes dan menyatakan kesiapan rumah sakit untuk menyesuaikan diri dengan arahan. Ia berharap dukungan tersebut meningkatkan kualitas layanan, sehingga masyarakat Batam tidak perlu lagi berobat jauh hingga ke luar negeri.

Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pembahasan teknis antara tim BP Batam, RSBP, dan Kemenkes, baik secara daring maupun tatap muka, untuk merumuskan langkah implementasi di lapangan.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan RSBP Batam sebagai rumah sakit berstandar nasional yang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di kawasan barat Indonesia. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Update