
batampos – Safe Migrant Batam melakukan kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aula SMK Yos Sudarso, Jumat (25/11/2022).
Ketua Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Kepri, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, mengatakan, deklarasi itu bertepatan dengan pembukaan kampanye 24 Hari Penuh Kasih Sayang yakni 25 November-18 Desember 2022 mendatang.
“Kegiatan ini merupakan rutinitas setiap tahun yang dilakukan oleh jaringan Safe Migrant Batam. Ini merupakan kampanye Internasional,” katanya.
“Sebenarnya ini adalah kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan. Cuma di Batam kami ganti menjadi 24 hari penuh kasih sayang,” ujarnya lagi.
Dengan adanya kampanye ini dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat supaya sama-sama mencegah terjadinya kekerasan dan memperjuangkan hak-hak martabat terhadap perempuan dan anak yang kerap kali menjadi korban.
Baca Juga: Pengusaha Minta Penetapan Upah Tetap Mengacu PP 36/2021
“Pada momentum ini ada 1.087.000 orang anak dari SMA Yos Sudarso dan forum perwakilan anak menyampaikan suara hati dan deklarasi anak dalam menolak kekerasan dan vandalisme dan sebagainya,” jelas Romo.
Romo kemudian dengan gamblang mengatakan, ini merupakan tanggungjawab semua pihak. Baik orangtua, guru dan pemerintah serta masyarakat.
“Pada intinya tidak ada satu orangpun yang boleh di perlakukan kasar, atau mendapatkan kekerasan di dunia ini. Ketika ada korban, itu hukumnya kita harus menolong,” tegas Romo.
Baca Juga: 3 Angka UMP 2023 yang Diusulkan ke Gubernur Kepri
Dirinya menilai, sejauh ini perlindungan terhadap anak belum berjalan maksimal dan syukur bahwa pada momentum ini keluh kesah anak yang sudah disampaikan langsung di dengar oleh Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina dan sejumlah pejabat Kota Batam.
Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, mengaku senang bisa hadir secara langsung mendengar suara hati anak dan perempuan dari SMA Yos Sudarso dan sejumlah anak di Batam lainnya.
“Saya ingin memberi mereka motivasi agar mereka tahu fashion apa yang dilakukan mereka ke depan,” kata Marlin.
Baca Juga: UMK Kota Batam Dibahas Hari Selasa, Kadisnaker: Kita Tegak Lurus Sesuai Permenaker No 18
Ia mengaku, sudah mendengar secara langsung apa yang menjadi keluhan dari anak-anak sekolah tersebut.
Dengan keluhan tersebut. Ia mengaku sebagai pemerintah ke depan akan menyiapkan semua sarana dan prasarana untuk mendukung hal tersebut.
Baca Juga: 3 Pantai Terindah di Kota Batam
“InsyaAllah keluhan itu, pasti saya teruskan kepada pemerintah Kota Batam. Karena apa yang mereka sampaikan itu merupakan hak-hak mereka sehingga pemerintah wajib mendukung penuh sesuai dengan kemampuan pemerintah,” kata Marlin.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



