
batampos – Warga Perumahan Legenda Bali, Kecamatan Batam Kota, mengeluhkan tumpukan sampah yang sudah lebih dari 10 hari tidak diangkut petugas. Kondisi ini terjadi di sejumlah titik, terutama di Blok C dan D, hingga membuat sampah meluber ke sisi jalan.
“Sudah 10 hari sampah di sini tidak diangkut. Di Blok D dan C, sampah sudah sampai ke jalan,” kata Yudi, warga setempat, Jumat (26/9).
Situasi serupa juga terlihat di kawasan Legenda Malaka. Sejumlah tempat pembuangan sampah disana masih dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga.
“Kemarin memang sempat ada pengangkutan, tapi hanya sebagian. Di blok depan dan beberapa blok lain masih penuh sampah,” ucap Widia, warga lainnya.
Pantauan di lokasi, tumpukan sampah tampak menggunung di beberapa titik. Plastik bekas makanan, sisa sayuran, hingga sampah rumah tangga lainnya berserakan bahkan sebagian jatuh ke jalan. Bau menyengat tercium di sekitar area pembuangan, sementara lalat berkerumun di atas tumpukan.
“Kondisi ini tentu saja membuat warga resah, apalagi banyak anak-anak yang setiap hari melintas di sekitar lokasi,” tambah Widia.
Tumpukan sampah yang dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sumber penyakit. Apalagi, kondisi musim hujan belakangan ini bisa mempercepat penyebaran bibit penyakit dari lalat maupun tikus.
Warga berharap pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam segera menindaklanjuti persoalan ini.
“Kami minta supaya sampah bisa rutin diangkut, jangan sampai berlarut-larut seperti ini,” ucap Widia.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Iqbal Feliansyah, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.
“Kemarin sudah ada pengangkutan sebagian, dan memang belum selesai. Akan segera kami lanjutkan. Mohon maaf atas kendala yang terjadi,” ujarnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



