
batampos– Sejumlah perumahan di wilayah Batam Center kembali dikeluhkan warganya lantaran tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini salah satunya terjadi di kawasan Legenda, termasuk Legenda Bali, yang kini mulai dipenuhi tumpukan kantong sampah di depan rumah warga.
Hidayat, warga Legenda Bali, mengungkapkan bahwa pengangkutan sampah di lingkungannya sudah tersendat sekitar dua minggu terakhir. Sebagian blok memang sudah dilayani, namun sebagian lainnya masih belum tersentuh petugas.
“Sudah dua minggu ini belum diangkut. Di blok depan sudah diambil, tapi di sini belum. Padahal baunya sudah menyengat. Katanya armada rusak, tapi kan belum lama ada tambahan truk baru dari Pemko,” ujar Hidayat, Jumat (31/10).
BACA JUGA:Â DLH Batam Akhirnya Tempatkan Bak Sampah di Dataran Engku Putri
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Yuliana, warga Legenda Malaka. Ia menyebut, petugas kebersihan sempat datang seminggu lalu, tetapi setelah itu tak terlihat lagi. Akibatnya, sampah rumah tangga menumpuk hingga ke bahu jalan.
“Kami juga kasihan sama petugasnya. Mereka bilang armadanya terbatas. Tapi kalau terlalu lama tidak diangkut, yang kena dampaknya warga. Apalagi kalau hujan, baunya makin parah,” ujarnya.
Sementara itu, warga lainnya, Arif Rahman, berharap pemerintah segera turun tangan untuk memastikan pengangkutan kembali lancar. Ia menilai, layanan kebersihan di wilayah Batam Center seharusnya menjadi prioritas karena merupakan kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi.
“Ini kawasan padat. Kalau dibiarkan, bisa jadi masalah kesehatan. Kami berharap DLH segera atasi kendala armada ini, karena Batam kan sudah punya tambahan truk baru beberapa waktu lalu,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam melalui Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Iqbal Feliansyah belum bisa dikonfirmasi terkait keluhannya warga ini.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam telah menambah armada baru untuk mendukung kebersihan kota. Namun, tingginya volume sampah rumah tangga di kawasan padat seperti Batam Center membuat sebagian kendaraan bekerja di luar kapasitas ideal, sehingga kerap mengalami gangguan teknis.
DLH Batam mengimbau masyarakat untuk tetap menempatkan sampah di lokasi yang sudah disediakan dan tidak membuang secara sembarangan, sambil menunggu perbaikan armada selesai dan layanan pengangkutan kembali lancar sepenuhnya. (*)
Reporter: Rengga



