
batampos – Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar patroli pencarian dan penyelamatan (SAR) di berbagai wilayah guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda dalam dua hari terakhir.
“Patroli ini bertujuan untuk menghadapi potensi bencana seperti banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor yang berisiko mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu (22/3).
Ia menambahkan patroli ini melibatkan 46 personel SAR Satbrimob yang disebar ke tiga wilayah utama yaitu Batam, Bintan, dan Tanjung Balai Karimun.
“Patroli ini merupakan langkah antisipatif kami dalam menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap aman dan dampak dari kondisi cuaca ini dapat diminimalkan,” ujar Pandra.
Dalam patroli ini, personel SAR Satbrimob Polda Kepri dilengkapi dengan berbagai peralatan khusus. “Kami akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” ujar Pandra.
Selain itu, Polda Kepri juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait guna memastikan respons cepat dalam menghadapi potensi bencana.
“Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan perbukitan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan siap melakukan evakuasi jika situasi darurat terjadi,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, warga juga diminta untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang berisiko tumbang akibat angin kencang.
Di akhir keterangannya, Kombes Pandra mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi, seperti BMKG, serta informasi dari pihak berwenang agar bisa mengambil langkah antisipatif lebih awal. (*)
Reporter: Aziz Maulana



