
batampos – Pembangunan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) II di Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti beberapa bulan. Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menargetkan proyek tersebut rampung sebelum tahun ajaran baru mendatang.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam, Kasdianto memastikan pengerjaan telah kembali berjalan yang sebelumnya baru sampai tahap fondasi dan tiang. “Pembangunan sudah berjalan kembali. Jika sesuai rencana, gedung SLB Negeri II Seibeduk ini bisa digunakan pada tahun ajaran baru nanti,” ujarnya, Selasa (4/11).
Kasdianto menjelaskan untuk tahap pembangunan lanjutan ini mencakup pembangunan empat ruang kelas, ruang guru, serta fasilitas pendukung lainnya. “Kita ingin memastikan sekolah ini bisa segera difungsikan, minimal sebagian ruangnya bisa dipakai dulu sambil penyempurnaan terus berjalan,” tambahnya.
Baca Juga: Gedung SLBN Seibeduk Dibutuhkan Segera, Pemerintah Diminta Percepat Penyelesaian
Proyek SLBN II Seibeduk sebelumnya sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran. Padahal, keberadaan sekolah ini dinilai sangat penting untuk menampung anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Batam bagian timur. Saat ini, satu-satunya SLB negeri aktif di Batam berada di kawasan Batam Centre yang jaraknya cukup jauh dari banyak permukiman warga.
Kepala Bidang SLB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Siti Hidayati Rochmah mengatakan pembangunan sekolah di Seibeduk menjadi prioritas karena meningkatnya jumlah siswa setiap tahun.
Tahun ini, terdapat 89 peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SLB di Batam, namun 79 siswa yang tertampung. “Dengan adanya sekolah baru ini, kita harap tidak ada lagi anak berkebutuhan khusus yang tidak mendapat tempat belajar,” ujarnya.
Sementara Tokoh masyarakat Seibeduk, Sulaiman, menyambut baik kabar kelanjutan proyek ini. Menurutnya, warga sudah lama menunggu sekolah tersebut selesai agar anak-anak berkebutuhan khusus di wilayahnya tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah. “Kami bersyukur pembangunan sudah jalan lagi. Harapan kami, tahun ajaran baru nanti anak-anak sudah bisa belajar di sini,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



