Selasa, 24 Februari 2026

Semarakkan Pawai Ta’aruf STQH X Kepri, Kota Batam Kirim 400 Peserta & Usung Tema Kearifan Lokal

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kafilah Kota Batam menyemarakkan pawai taaruf STQH Kepri X di Tanjungbalai Karimun, Selasa (9/5/2023). F. Disbudpar untuk Batam Pos

batampos – Pemko Batam menampilkan kearifan lokal pada acara pawai taaruf Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) X tingkat Provinsi Kepri Tahun 2023 yang berlangsung di Kabupaten Karimun, Selasa (9/5). Pada acara ini, Kota Batam mengangkat tema “Masjid Tanjak”, yang menjadi ikon wisata Batam dan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara di kawasan Bandara Hang Nadim Batam.

“Kontingen dari Kota Batam pada pawai ta’ruf STQH X Kepri Tahun 2023 ini menampilkan kearifan lokal Melayu, yakni barisan peserta yang membawa bunga manggar, tepak sirih, bunga telur, penari berpakaian adat Melayu, tudong manto, kompang, dan ditutup dengan barisan Bahana Barelang Drum Corps (BBDC) binaan Disbudpar Kota Batam,” kata Kepala Dinas Kebudayaandan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata.

Baca Juga: Pipa Bocor di Depan Pintu 2 Batamindo, SPAM Batam: Permohonan Maaf Kami Sampaikan Atas Ketidaknyamanan yang Terjadi

Sebagai informasi, tudung manto merupakan kelengkapan pakaian adat perempuan Melayu. Kata tudung manto berasal dari kata tudung, yang artinya tutup kepala, sedangkan manto merupakan sulaman atau bordiran yang menggunakan pelingkan atau benang khusus untuk manto. Kemudian bunga manggar merupakan satu hiasan yang penting dalam majelis keramaian orang-orang Melayu.

Ketua Kafilah Kota Batam, Yusfa Hendri, melaporkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti pawai STQH X Kepri dari Kota Batam sebanyak 450 orang. Sedangkan jumlah kafillah Kota Batam yang turut berangkat ke Kabupaten Karimun sebanyak 135 orang, terdiri dari peserta, pelatih dan official.

Baca Juga: Batam Triathlon 2023 Digelar, Hotel dan Resort Kawasan Nongsa Penuh

“Secara keseluruhan pada saat pawai taaruf, kafillah dari Kota Batam berjumlah 400 orang. Ada juga tim dari BBDC dan kelompok rabbana,” sebut Yusfa.

Dari seluruh Cabang yang dilombakan, Yusfa mengatakan, Batam mengikuti semua cabang lomba. Adapun, cabang yang dilombakan yakni, lomba Tilawah, Hifdzil Quran 1 Jus dan 5 Juz Tilawah, Hafalan 10, 20 dan 30 juz, Tafsir Bahasa Arab, Hafalan Hadist 100 dengan sanad dan Hafalan Hadist 500 tanpa sanad.

Untuk diketahui, pembukaan STQH X Provinsi Kepri dihelat pada Selasa (09/05/2023) malam di Astaka Utama Coastal Area, Tanjungbalai Karimun. Adapun, rangkaian acara STQH Provinsi Kepri X dimulai dengan Penyambutan dan Penerimaan Kafilah di Pelabuhanan Internasional Kabupaten Karimun. Dilanjutkan pada malam harinya malam ta’aruf  di halamann rumah Bupati Karimun. Keesokan harinya, digelar Pawai Ta’aruf, lomba kereta hias dan pada sore harinya dilanjutkan peresmian Stand Bazar dan Pameran.

Baca Juga: Terapkan Sistem Zonasi, Ini Syarat PPDB di Batam

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menegaskan, Batam dalam menghadapi STQH X Kepri ini sudah menyiapkan peserta terbaik dan dibekali pelatihan maksimal. Dengan usaha itu, ia optimistis Batam bisa membawa pulang piala bergilir STQH X Kepri.

“Persiapan sudah matang, peserta sudah berangkat, tunjukkan penampilan terbaik dan semoga juara,” pesan Rudi.

Kontingen peserta pawai taaruf STQH X Kepri Tahun 2023, Kota Batam dipimpin oleh Asisten Pemerintahan Setdako Batam Yusfa Hendri, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Firmansyah, Kepala Dinas UKM Kota Hatam, Hendri Arulan serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan. Kontingen disambut oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, bertempat di Astaka Utama Coastal, Karimun. (*)

Reporter : Ratna Irtatik

SALAM RAMADAN