Selasa, 13 Januari 2026

Seragam Gratis Mulai Dibagikan, 33 Ribu Lebih Siswa Baru di Batam Jadi Sasaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kota Batam menyalurkan dua pasang seragam sekolah gratis kepada lebih dari 33 ribu siswa baru tingkat SD dan SMP pada tahun ajaran 2025/2026. Program ini menyasar peserta didik baru yang masuk di kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, sebagai upaya membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjamin kesetaraan akses pendidikan dasar di Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Saat ini, proses pengadaan dan distribusi tengah berlangsung, dan ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai.

“Insya Allah mulai tahun ini program seragam gratis diberikan. Saat ini masih dalam proses pengadaan dan penyaluran, tapi kami targetkan dapat terealisasi bagi siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP,” ujar Tri, Jumat (30/5).

Adapun jenis seragam yang diberikan terdiri dari satu set pakaian nasional putih merah untuk jenjang SD dan putih biru untuk jenjang SMP serta satu pasang baju kurung Melayu sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

Tri menegaskan, bantuan ini hanya diberikan kepada peserta didik baru, dan tidak mencakup siswa di kelas atas.

“Bantuan ini diberikan secara bertahap. Yang diprioritaskan adalah siswa baru,” tambahnya.

Program seragam gratis ini juga merupakan bagian dari arah kebijakan pembangunan Kota Batam yang kini fokus pada penguatan sektor Sumber Daya Manusia (SDM), sebagaimana ditegaskan oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

“Transformasi pembangunan Batam kini tidak lagi hanya terfokus pada infrastruktur, tapi juga pada peningkatan kualitas SDM sejak usia dini,” kata Tri.

Dinas Pendidikan Kota Batam mencatat, total peserta didik baru yang menjadi sasaran program ini mencapai sekitar 16.640 siswa SD dan 16.695 siswa SMP di seluruh wilayah kota.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat mengurangi pengeluaran orang tua untuk kebutuhan awal sekolah, serta memastikan seluruh anak-anak di Batam mendapatkan fasilitas pendidikan dasar yang layak dan setara. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update