
batampos – Pelebaran jalan di kawasan simpang Puteri Hijau, Batuaji, Batam, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Selasa (15/7/2025), proyek yang digesa Pemerintah Kota Batam ini telah memasuki tahap pengaspalan. Sebelumnya, jalan yang dilebarkan telah diperkuat melalui proses semenisasi sebagai dasar konstruksi.
Persimpangan empat kini terlihat lebih bagus dan lapang. Jalur lambat yang telah dibuka menjadi lima lajur mulai menunjukkan manfaatnya. Dari arah Puteri Hijau menuju simpang Basecamp, kendaraan kini dapat melintas di jalur yang lebih lebar dan tertata. Begitu juga dari arah Mukakuning ke Puteri Hijau, kondisi jalan semakin membaik.
Median jalan di tengah persimpangan pun sudah mulai ditata, menambah kesan rapi dan teratur di kawasan simpang yang dulu dikenal sempit dan padat. Dengan pengaspalan yang sedang berjalan, jalanan di titik strategis ini semakin mendukung kelancaran arus lalu lintas harian warga.
Baca Juga: Sebagian Jalan Ditutup Sementara, Begini Progres Pelebaran Jalan R Suprapto Batuaji
Proyek pelebaran juga terus bergerak ke arah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza. Di titik ini, jalur dua lajur akan diperlebar menjadi lima lajur seperti di simpang utama. Namun saat ini, sebagian ruas jalan masih ditutup karena pekerjaan belum rampung, sehingga pengendara diimbau tetap berhati-hati.
Meski begitu, arus kendaraan di simpang empat Puteri Hijau kini mulai kembali normal. Kemacetan perlahan berkurang, terutama pada jam-jam non-puncak, seiring jalur baru mulai difungsikan dan jalur lama diperbaiki.
Warga Batuaji menyambut baik perkembangan proyek ini. Ardi, salah seorang pengguna jalan, mengaku lega melihat kondisi simpang yang jauh lebih baik. “Alhamdulillah sudah mulai aspal, jalannya lebih enak dilalui sekarang. Harapannya cepat selesai semua,” katanya.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa proyek ini merupakan prioritas dalam pembenahan infrastruktur di wilayah padat seperti Batuaji. “Kita pastikan jalur vital ini mendukung mobilitas dan pertumbuhan kota,” ujarnya dalam peninjauan sebelumnya.
Pemerintah Kota Batam dan BP Batam juga terus berkolaborasi untuk percepatan pembangunan. Dinas teknis diminta mengawal pengerjaan agar sesuai spesifikasi dan selesai tepat waktu, tanpa mengganggu aktivitas harian warga secara berkepanjangan.
Dinas Perhubungan Batam menyebutkan penyesuaian desain Jembatan Penyeberangan Orang akan dilakukan setelah proyek pelebaran rampung. Saat ini fokus pengerjaan tetap pada badan jalan yang menjadi prioritas utama.
Dengan masuknya tahap pengaspalan, masyarakat berharap proyek ini segera rampung sepenuhnya agar dapat dinikmati dalam jangka panjang, sekaligus mendukung penataan kota dan pengurangan kemacetan di Batuaji. (*)
Reporter: Eusebius Sara



