
batampos – Kepala Sekolah SD Negeri 001 Nongsa, Kota Batam Kamisah mengatakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kepulauan Riau mengakomodasi permintaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari siswa.
“Jadi ada siswa yang request (permintaan) mau menu lauknya ayam, atau telur, nanti akan dipenuhi oleh petugas, tetapi tidak langsung hari itu juga digantinya, kadang seminggu berikutnya,” kata Kamisah di Batam, Rabu (10/9), dilansir Antara.
Dia menjelaskan, cara siswa menyampaikan permintaan dengan cara membuat memo yang ditulis tangan, lalu memo tersebut ditaruhkan dalam wadah makannya (operangan).
Kadang-kadang siswa melakukan permintaan itu apabila mereka menginginkan makanan tertentu.
“Jadi nanti mereka nulis memo, terus dimasukin ke wadah makanannya yang nanti setelah makan kan diambil oleh petugas. Dari sanalah permintaan itu tersampaikan,” ujarnya.
Baca Juga: Wapres Gibran Yakin Batam Akan Semakin Maju
Tidak hanya itu, lanjut Kamisah, sebelum program MBG dimulai Tim Dokkes Polda Kepri datang ke sekolah untuk mendata kebiasaan makan para siswa, apa yang disukai, tidak disukai, dan apakah ada alergi.
“Jadi kami ditanyai apakah ada alergi anak-anak, kami jawab ada, alergi udang. Hampir semua anak, jadi menu makan disajikan tidak pernah udang,” ujarnya.
Program MBG berjalan selama 2 minggu, diberikan kepada 810 siswa, setiap Senin sampai Jumat, pengantaran pertama pada pukul 08:15 WIB dan kedua pada pukul 10:15 WIB.
Menurut Kamisah, pihaknya selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kepala dapur SPPG Polda Kepri terkait MBG, bila ada kendala seperti keterlambatan dan lainnya.
“Kendala sejauh ini belum ada, tetapi pernah karena hujan deras sekali, sempat terlambat tetapi tetap bisa disantap anak-anak,” ujarnya.
Baca Juga: Gunakan Aplikasi LAKSE, Disdukcapil Batam Layani 150 Pengurusan Adminduk Secara Daring per Hari
Selain itu, kata dia, dari 810 siswa SD Negeri 001 Nongsa, ada lima anak yang tidak mengkonsumsi nasi, sehingga diganti dengan roti. Sementara lauk, sayuran, buahnya tetap disajikan.
“Jadi ada lima anak kami ini tidak makan nasi, jadi sama panitia MBG diganti roti, lauk, sayur dan buah-buahannya tetap ada,” ujarnya.
Terpisah, Kepala dapur SPPG Polda Kepri Eva mengatakan dapur SPPG Polda Kepri beroperasi mulai Senin (25/8), melayani 17 sekolah di Kecamatan Nongsa dengan jumlah 3.245 siswa. (*)



