Jumat, 23 Januari 2026

Soal SE Larangan Siswa Berdemo, Disdik Kepri Pastikan Sudah Sosialisasi di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Kantor Disdik Provinsi Kepri Cabang Batam, Kasdianto.

batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) menegaskan telah melakukan langkah sosialisasi terkait Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2025 yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). SE tersebut berisi imbauan larangan bagi pelajar untuk ikut serta dalam aksi demonstrasi.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri wilayah Batam, Kasdianto, mengatakan bahwa pihaknya sudah merespons cepat dengan mengundang seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kota Batam untuk mengikuti sosialisasi.
“Untuk surat edarannya memang belum sampai ke sekolah, tapi alhamdulillah sosialisasi sudah dilakukan langsung oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri,” ujar Kasdianto, Sabtu (14/9).

Menurutnya, sosialisasi tersebut penting agar seluruh kepala sekolah memahami isi dan tujuan dari SE Kemendikdasmen. Dengan begitu, kebijakan ini bisa disampaikan kembali kepada guru, orang tua, hingga peserta didik. “Intinya agar semua pihak memahami maksud larangan ini, bukan hanya melarang tanpa alasan,” tambahnya.

Baca Juga: Monyet Masuk Kompleks Rumah Dinas Polda Kepri, BBKSDA Lakukan Evakuasi Bertahap

Seperti diketahui dalam SE Kemendikdasmen ini menegaskan bahwa larangan bagi siswa untuk ikut aksi turun ke jalan semata-mata demi melindungi mereka dari risiko keselamatan. “Kita tahu aksi di jalanan sangat dinamis, bisa saja ada provokasi atau situasi yang membahayakan. Pelajar harus fokus pada pendidikan, sementara aspirasi bisa disalurkan melalui jalur resmi di sekolah,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini tidak bermaksud membatasi kebebasan berekspresi pelajar. Justru, pihak sekolah diminta membuka ruang dialog yang sehat melalui forum musyawarah siswa, OSIS, maupun kegiatan ekstra kurikuler. “Aspirasi anak-anak tetap harus didengar, hanya saja lewat jalur yang lebih tepat,” ucapnya.

Baca Juga: Ngemil Sore Makin Seru dengan 7 Camilan Khas Kepulauan Riau Ini

Selain itu, Disdik Kepri akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua siswa. Menurut Kasdianto, peran keluarga sangat penting untuk mengingatkan anak-anak agar tidak ikut serta dalam aksi massa yang berpotensi menimbulkan kerugian. “Guru dan orang tua harus sejalan demi kebaikan anak-anak kita,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, Disdik Kepri berharap sekolah-sekolah di Batam bisa segera menindaklanjuti edaran kementerian secara bijak. “Tujuan utamanya bukan membungkam siswa, melainkan menjaga mereka agar tetap aman dan fokus menuntut ilmu. Itu yang ingin kami tekankan,” pungkas Kasdianto. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update