Jumat, 13 Februari 2026

Subsidi BBM dan LPG 3 Kg Capai Rp 113,2 Triliun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pasar Murah
Warga saat membeli gas melon di operasi pasar di Fasum Perumahan Pesona Asri Batamkota. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pertamina siap menjalankan penugasan pemerintah menyalurkan subsidi energi 2024 tepat sasaran. Melalui PT Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial & Trading, Pertamina akan memastikan distribusi energi bersubsidi dapat menjangkau masyarakat kurang mampu di seluruh pelosok negeri dengan harga terjangkau.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI, Isa Rachmatarwata mengatakan, Pemerintah secara keseluruhan me-ngalokasikan anggaran subsidi energi tahun 2024 sebesar Rp 189,1 triliun yang mencakup subsidi Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT), LPG Tabung 3 Kg dan Listrik.

Dari jumlah tersebut, khusus untuk Pertamina sebesar Rp 25,8 triliun dialokasikan untuk subsidi JBT dan sebesar Rp 87,4 triliun dialokasikan untuk subsidi LPG Tabung 3 Kg. Sehingga jika ditotal sebesar Rp 113,2 triliun.


”Ini bukan angka yang kecil dan kita ingin memastikan bahwa ini jatuh kepada pihak-pihak yang tepat. Artinya ya memang mereka yang berhak untuk mendapatkan subsidi itulah yang sebetulnya seharusnya mendapatkan barang yang disubsidi tersebut,” ujar Isa dalam keterangan resmi, Minggu (17/3).

Baca Juga: Dishub: Razia Jukir Liar Jalan Terus

Menurutnya, subsidi energi merupakan komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan produktivitas pelaku usaha kecil yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

”Subsidi ini selalu menjadi hal yang penting untuk negara kita ini, karena dengan subsidi maka pemerintah ini memang bisa hadir langsung untuk masyarakat dan membantu masyarakat menghadapi gejolak harga, ketersediaan pasokan, dan lain sebagainya,” tambah Isa.

Melalui Kontrak Subsidi Energi 2024 yang telah diteken pada Kamis (14/3 lalu, Pemerintah mengajak Pertamina untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan subsidi energi diterima oleh kelompok masya-rakat yang tepat.

”Kami mohon kerja sama dan dukungan dari badan usaha untuk memastikan target dari subsidi ini tercapai. Bukan target volume ataupun rupiahnya, tetapi target penerimanya yang akan semakin baik,” ujarnya.

Baca Juga: Xiaomi 14 Bakal Hadir di Indonesia

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati memastikan bahwa Pertamina telah melakukan berbagai inovasi digitalisasi untuk mendorong penyaluran subsidi energi yang tepat sasaran. Pertamina telah melakukan pendaftaran subsidi tepat bagi kendaraan yang berhak mendapatkan subsidi energi.

Pertamina juga telah melakukan pendataan masyarakat kurang mampu yang berhak mendapatkan subsidi LPG Tabung 3 Kg. Sedangkan pada sepanjang tahun 2023, Pertamina telah menyalurkan Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Minyak Solar sebanyak 17,42 juta KL, JBT Minyak Tanah 0,49 juta KL, serta LPG Tabung 3 Kg sebanyak 8,05 juta MT.

“Dengan digitalisasi dan dukungan stakeholder, penyaluran BBM subsidi dan penugasan berhasil dikendalikan sesuai dengan kuota yang ditetapkan. Pertamina akan terus melakukan inovasi untuk memastikan subsidi energi lebih tepat sasaran,” ujar Nicke. (*)

 

Sumber: JP group

Update