Kamis, 29 Januari 2026

Tabrakan, Sopir Bimbar Kabur, Polisi: Tidak Ada Lem, Murni Kecelakaan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Polisi mengamankan barang bukti bimbar yang terlibat kecelakaan di Mapolresta Barelang. F. Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Kecelakaan antara bimbar dan sepeda motor terjadi di Jalan Ahmad Yani atau tepatkan di depan PT. Transportasi Gas Indonesia, Rabu (23/4) malam. Sayangnya, sopir bimbar enggan menyelamatkan pengendara motor dan kabur dari lokasi.

Kecelakan ini melibatkan Bimbar BP 7240 DU warna biru dan Motor Yamaha Jupiter BP 4910 RA. Akibatnya, pengendara motor terluka dan dilarikan ke RS Elisabeth.

Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean menjelaskan kecelakaan ini berawal saat sopir bimbar melaju dari arah Simpang Frangky menuju Engku Putri.

Di saat bersamaan, 2 pengendara motor berinisial D dan A datang dari arah berlawanan.

“Dari penyelidikan sementara, kecelakaan kni disebabkan pengendara motor yang melawan arus,” ujarnya.

Informasi yang beredar, sopir kabur karena mabuk dan ditemukan lem di dalam bimbar. Namun, Viktor membantah adanya informasi ini.

“Tidak benar. Ini murni kecelakaan,” tegasnya.

Viktor menambahkan pihaknya tengah mencari keberadaan sopir tersebut. Sedangkan 2 pengendara motor masih dirawat karena mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki.

“Bimbar itu kosong, tidak ada penumpang. Sedangkan sopir masih pencarian, dari semalam kita cari. Apakah ini sopir tembak, belum bisa kita pastikan juga,” ungkapnya.

Diketahui, kecelakaan yang melibatkan bimbar kerap terjadi di jalanan Kota Batam. Angkutan ini dinilai banyak tak laik dan sopirnya kerap ugal-ugalan.

Pada akhir tahun lalu, kecelakaan bimbar juga terjadi di Jalan Sudirman. Bimbar ini terguling hingga salah seorang penumpangnya tewas

Selain bimbar, truk angkutan barang juga sering kali terlibat kecelakaan, seperti truk angkutan tanah.

“Imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas. Karena kecelakaan itu berawal dari pelanggaran,” tutup Viktor. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update