
batampos — Kondisi jalan amblas di kawasan Marina City, tepatnya di simpang Perumahan Jupiter, semakin mengkhawatirkan. Kerusakan jalan yang awalnya kecil kini makin meluas dan berpotensi memutus total akses jalan utama tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, amblasnya jalan tersebut terjadi tepat di atas gorong-gorong saluran air. Struktur bawah tanah yang rapuh membuat aspal di atasnya tidak mampu menahan beban kendaraan, sehingga terus mengalami penurunan.
Sejumlah warga yang melintas mengaku khawatir jika kerusakan dibiarkan terlalu lama. Mereka takut akses satu-satunya ke perumahan dan kawasan sekitar akan putus dan membahayakan pengguna jalan.
“Ini jalan utama kami. Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa kami harus memutar jauh lewat jalan lain,” kata salah seorang warga setempat, Andi, saat ditemui, Minggu (27/4).
Selain mengganggu akses, jalan yang amblas juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari saat penerangan jalan terbatas. Tidak sedikit pengendara yang mengaku nyaris terperosok ke lubang tersebut.
Menurut warga, tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa bulan lalu. Namun, hingga kini, belum ada upaya perbaikan dari pihak berwenang.
“Kami sudah sering melaporkan, tapi belum ada tindakan nyata. Harapannya cepat diperbaiki sebelum makin parah,” ujar Sari, warga lainnya.
Kerusakan ini diperkirakan akan terus melebar seiring waktu, terutama jika hujan turun dan memperparah erosi di sekitar gorong-gorong.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, mengatakan bahwa peningkatan dan perbaikan fasilitas jalan tetap menjadi prioritas pemerintah. Namun, ia menegaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan skala prioritas yang ada.
“Kami tetap memprioritaskan peningkatan dan perbaikan jalan, tapi pelaksanaannya bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan dan skala kebutuhan,” ujar Suhar. (*)
Reporter: Eusebius Sara



