Kamis, 22 Januari 2026

Taman Asuh Sayang Anak Hadir di Batam, Dukung Ibu Pekerja

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji saat mengunjungi Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) Batam, Jumat (25/10). (F.Rengga Yuliandra)

batampos – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menghadirkan fasilitas Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di Kantor Perwakilan Kemendukbangga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kota Batam.

Fasilitas yang berfungsi sebagai daycare ini diresmikan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung para ibu pekerja agar tetap dapat menjalankan peran pengasuhan anak dengan baik.

“Taman Asuh Sayang Anak ini semangatnya adalah menyediakan ruang aman dan nyaman bagi anak-anak ketika orang tuanya bekerja,” ujar Wihaji di Batam, Jumat (25/10).

Baca Juga: Kasus Pencabulan Anak Kandung di Sagulung Dilimpahkan ke Jaksa, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Fasilitas Tamasya dibangun di gedung terpisah namun masih satu kompleks dengan kantor utama Kemendukbangga/BKKBN Kepri. Daycare ini dilengkapi ruang bermain, alat edukatif, serta tenaga pengasuh yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam pengasuhan anak.

“Fasilitas ini disediakan secara gratis. Tidak hanya untuk pegawai kantor, tetapi juga terbuka bagi masyarakat di sekitar yang membutuhkan tempat penitipan anak,” jelasnya.

Wihaji menilai keberadaan taman asuh ini penting, terutama di daerah seperti Batam yang memiliki banyak pekerja perempuan di sektor industri. Menurutnya, fasilitas serupa perlu dikembangkan di berbagai instansi dan kawasan industri untuk mendukung keseimbangan antara dunia kerja dan keluarga.

“Kita ingin Batam menjadi contoh. Pemerintah sudah memulai, ke depan kami berharap perusahaan-perusahaan juga memiliki fasilitas daycare seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga: Amsakar Tegaskan Air Bersih Jadi Prioritas Utama Pembangunan Batam

Ia menambahkan, keberadaan taman asuh tidak hanya membantu orang tua bekerja, tetapi juga memastikan anak-anak tetap mendapat kasih sayang, perhatian, dan pola asuh terbaik selama orang tua beraktivitas.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh cinta, walaupun kedua orang tuanya bekerja,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Update