
batampos – Mengantisipasi potensi bencana alam menjelang akhir tahun, Satuan Samapta Polresta Barelang melakukan pengecekan kesiapan personel dan peralatan Search and Rescue (SAR) terbatas di halaman Mapolresta Barelang, Rabu (29/10). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang mulai melanda wilayah Kota Batam.
Dalam kegiatan tersebut, AKP Satri memastikan seluruh personel Samapta berada dalam kondisi siap siaga menghadapi situasi darurat, terutama menghadapi potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat tingginya curah hujan. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap seluruh peralatan SAR, guna memastikan fungsi dan kelayakannya apabila sewaktu-waktu dibutuhkan di lapangan.
Adapun sejumlah peralatan yang dicek meliputi Rescue Spreader Battery Operated Vulko, Battery Rescue Ram, Chainsaw, helm rescue, fire hose, nozzle jet, kantong jenazah, pompa pemadam portable, serta peralatan pendukung lainnya. Menurut AKP Satri, kesiapan alat ini merupakan langkah preventif Polresta Barelang dalam mendukung penanganan cepat terhadap bencana dan tugas-tugas kemanusiaan.
Baca Juga: Suhu Batam Terasa Panas Meski Cuaca Mendung, Ini Penjelasan BMKG
Setelah melakukan pengecekan, tim Samapta melanjutkan patroli di sejumlah titik rawan bencana di wilayah hukum Polresta Barelang. Dalam patroli tersebut, ditemukan beberapa pohon besar yang berpotensi tumbang akibat intensitas hujan tinggi. Personel kemudian melakukan tindakan pencegahan dengan memangkas dahan dan membersihkan area yang berisiko mengganggu keselamatan pengguna jalan.
AKP Satri Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kami melakukan pengecekan dan patroli ini sebagai langkah antisipasi dini agar masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi dari potensi bencana alam,” ujarnya.
Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di lokasi-lokasi yang rawan banjir dan genangan air.
AKP Satri menambahkan, kesiapsiagaan ini juga merupakan bagian dari arahan Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin agar seluruh jajaran sigap dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Ia menegaskan, personel Samapta selalu siap diterjunkan kapan pun jika terjadi musibah atau kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin turut mengimbau masyarakat Kota Batam agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana alam. “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di sekitar kawasan yang rawan banjir dan longsor. Pastikan juga keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Baca Juga: Batam Menuju Target Nasional Stunting 14 Persen
Kombes Zaenal juga menekankan pentingnya kepedulian antarwarga dengan saling membantu dan melapor jika melihat potensi bahaya di sekitar.
Selain itu, Polresta Barelang menyiagakan layanan darurat Call Center 110 yang dapat dihubungi masyarakat selama 24 jam penuh. Layanan ini terbuka untuk laporan terkait gangguan keamanan, kecelakaan, maupun bencana alam.
“Kami siap bergerak cepat apabila menerima laporan melalui layanan darurat 110. Jangan ragu untuk segera melapor jika terjadi hal yang membahayakan keselamatan,” tegas AKP Satri.
Dengan langkah ini, Polri menunjukkan kesiapan penuh dalam menghadapi musim penghujan di Batam, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (*)
Reporter: Eusebius Sara



