Selasa, 13 Januari 2026

Tangis Pecah di RSBP, Ibu Korban Kecelakaan Maut di Tiban: “Abang, Jangan Tinggalkan Mama”

spot_img

Berita Terkait

spot_img
suasana duka di RSBP tadi malam. f.rengga

batampos– Suasana lobi Rumah Sakit BP Batam (RSBP) berubah haru, Jumat (2/5) malam. Isak tangis seorang ibu pecah saat mendengar kabar duka dari ruang Emergency & Trauma Center. Ia terduduk lemas di kursi roda, tubuhnya lunglai tak sanggup berdiri.

“Abang, jangan tinggalkan Mama,” lirihnya berulang kali.

Perempuan berbaju biru muda itu terus meratap, ditenangkan oleh beberapa anggota keluarga yang mendampinginya. Beberapa orang di lobi rumah sakit ikut menunduk, larut dalam kesedihan. Warga yang tengah menunggu pasien pun terdiam, tak kuasa berkata-kata.

BACA JUGA: Diduga Rem Blong Lori Tabrak Tiga Motor di Simpang Vitka, Lima Orang Terluka

Tangisan sang ibu menjadi simbol duka mendalam atas insiden kecelakaan maut yang terjadi di depan Top 100 Tiban Centre, sore harinya. Putra tertuanya, Kristian Natanael Parhusip, meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sementara adiknya, Roy, kini dalam kondisi koma dan dirawat intensif di RSBP.

Keduanya menjadi korban kecelakaan tragis di persimpangan lampu merah Vitka, Tiban, Sekupang, sekitar pukul 16.50 WIB.

Jenazah Kristian dibawa ke rumah duka di kawasan Cipta Land Sekupang sekitar pukul 22.00 WIB. “Kemungkinan dimakamkan besok,” ujar salah satu rekan korban.

Kecelakaan bermula saat sebuah mobil lori bernomor polisi BP 8094 ZH melaju dari arah Sekupang menuju Batam Center. Saat menuruni jalan sebelum lampu merah Vitka, lori tersebut diduga mengalami rem blong. Sopir kehilangan kendali dan membanting setir ke arah simpang BNI Tiban Center. Naas, tiga sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah dihantam dan diseret beberapa meter.

“Saya lihat sekitar jam lima sore. Mobil itu awalnya nabrak trotoar, lalu menghantam tiga motor dan menyeretnya cukup jauh,” tutur Yanto, saksi mata di lokasi.

Akibat kejadian ini, satu korban meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat. Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan keterangan dari sopir lori. (*)

Reporter: Rengga

Update