
batampos – Perlawanan dari warga Tangki 1000, Batuampar, terhenti setelah adanya tembakan gas air mata.
Anggota kepolisian menembakan gas air mata, begitu massa mulai melemparkan bom molotov, batu dan panah.
Tembakan gas air mata, akhirnya meredam massa yang terus melempari polisi dengan batu dan panah.
Baca Juga: Anggota Kepolisian Terkena Anak Panah, Saat Penggusuran di Tangki 1000 Batam
Usai massa mulai mundur, polisi bergerak maju. Saat penyisiran di beberapa rumah, polisi menemukan anak panah, parang dan kayu berpaku.
Akibat kejadian ini, satu orang personel kepolisian terluka akibat busur panah.
Bagian dada kirinya tertancap busur panah. Dari informasi yang didapat batampos, personel kepolisian ini telah dibawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. (*)



