Sabtu, 10 Januari 2026

Terjadi 4 Kasus Bunuh Diri dalam Sebulan, Psikolog: Punya Masalah, Diperlukan Edukasi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pemuda asal Medan ditemukan tewas gantung diri di rumah kos.

batampos – Kasus bunuh diri di Kota Batam dalam sebulan belakangan terjadi 4 kasus. Berapa korban mengakhiri hidupnya dengan berbagai cara, mulai gantung diri, hingga menyayat urat nadinya.

Kasus bunuh diri ini terjadi di Batuaji, Tiban, Batam Kota, dan Bengkong. Terbaru, warga Kampung Durian RT 06/RW 01 berinisial MiA mengakhiri hiduonya oxa, Minggu (20/7) sekitar pukul 10.40 WIB. Jasad pria 30 tahun ini ditemukan tergantung di dalam konter ponsel miliknya.

“Hasil pemeriksaan tidak di temukan adanya kekerasan di tubuh korban selain dari akibat jeratan tali di leher korban yg menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra.

Endra menjelaskan dari pemeriksaan awal, motif korban mengakhiri hidupnya karena faktor ekonomi dan hubungan rumah tangga.

Dari pemeriksaan saksi atau pengelola kios, korban diketahui belum membayar sewa sejak 3 bulan lalu. Bahkan, pengelola sudah menyuruh korban untuk meninggalkan kios tersebut.

“Jasad koban sudah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan,” katanya.

Sementara Psikolog, Irfan Aulia mengatakan banyaknya kasus bunuh diri ini merupakan permasalahan kesehatan mental. Untuk itu, seseorang yang mempunyai masalah harus diberikan edukasi.

“Diperlukan edukasi kepada seseorang yang mempunyai masalah dalam hidupnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan edukasi tersebut berguna untuk memecahkan masalah bagi seseroang tersebut. Sehingga berguna bagi ketahanan diri.

“Ini penting untuk saling bantu cegah bunuh diri. Jangan diremehkan,” katanya.

Menurut dia, banyaknya kasus bunuh diri juga disebabkan pengaruh media sosial (medsos). Kejadian ini dengan cepat tersebar hingga korbannya ingin mendapatkan pengakuan dari bunuh diri tersebut.

“Pemikirannya, menyakiti diri sendiri dengan bunuh diri akan mendapatkan pengakuan,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Update