Rabu, 11 Maret 2026

Terkait Prostitusi Anak, Manager Hotel di Batam Diperiksa Polisi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Polisi menggerebek prostitusi di bawah umur, dan menangkap dua muncikari di Hotel 999, Batam, Senin (14/11). Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang memeriksa manager Hotel 999 Seipanas, Batam Kota, Jumat (18/11/2022). Pemeriksaan ini terkait kasus prostitusi anak di hotel tersebut.

Informasi yang didapatkan, manager hotel berinisial A tersebut diperiksa di Unit I Satreskrim Polresta Barelang. Pemeriksaan berlangsung selama 2 jam.

“Ia tadi sudah diperiksa,” ujar salah seorang penyidik.

Ia menjelaskan pemeriksaan mengarah kepada keterlibatan pihak hotel dalam kasus prostitusi anak tersebut. Sebab, korban NR, 16, sudah menempati Hotel 999 selama 2 bulan.

Baca Juga: Beredar Informasi Penculikan Anak, Polisi Minta Orangtua Tetap Waspada

“Tadi pemeriksaan tentang identitas yang digunakan korban saat check-in,” katanya.

Diketahui, NR mengenal mucikari atau maminya saat tinggal di hotel tersebut. Saat itu, korban tak mempunyai uang untuk membayar sewa perpanjangan kamar hotel.

“Dari situ mami kenal dengan korban. Jadi dibantu untuk mencarikan pelanggan,” ungkapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman membenarkan adanya pemeriksaan manager hotel tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Pelaku Pengiriman PMI Ilegal dari Batam, Korban Bayar Jutaan Rupiah

“Benar (ada pemeriksaan). Nanti disampaikan detailnya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang berhasil mengungkap praktik prostitusi atau perdagangan anak dibawah umur. Prostitusi ini melibatkan remaja 16 tahun, NR dengan modus melayani pelanggan di Hotel 999, Seipanas, Batam Kota.

Baca Juga: Dua Terdakwa Dugaan Korupsi SMKN 1 Batam Minta Dibebaskan

Dalam kasus ini, polisi menangkap 2 orang tersangka yang terdiri dari mucikari, dan resepsionis hotel. Mucikari berinisial IT, dan M merupakan resepsionis hotel.

Hotel ini sudah dikenal sebagai tempat menginapnya para pekerja seks komersial (PSK) online. Bahkan, pada akhir pekan, hotel ini juga kerap dikunjungi anak remaja.

Reporter: Yofi Yuhendri

SALAM RAMADAN