Senin, 26 Januari 2026

Tim Peneliti Berdikari Polibatam Berhasil Implementasikan Sistem Otomatisasi Pemilih Kabel Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di PT Sumitomo Wiring Systems

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Tim peneliti Berdikari Politeknik Negeri Batam (Polibatam), bekerja sama dengan PT Sumitomo Wiring Systems, dengan bangga mengumumkan keberhasilan implementasi sistem otomatisasi pemilih kabel (Wire Selection System) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang inovatif.

“Sistem ini dirancang khusus untuk lini produksi otomotif PT Sumitomo dan telah disetujui secara resmi pada 25 Juni 2025, setelah melewati serangkaian pengujian di lantai produksi,” ujar Ketua Tim Berdikari Polibatam, Ika Karlina Laila Nur Suciningtyas, S.Si., M.Si.

Untuk menjawab tantangan di lini produksi, Tim Berdikari mengembangkan sistem Wire Selection yang mampu mengurangi kesalahan produksi hingga mendekati nol persen, sekaligus meningkatkan produktivitas secara signifikan di lingkungan PT Sumitomo. Sistem ini diperkaya dengan teknologi canggih yang dirancang untuk efisiensi maksimal.

Sistem ini didukung oleh teknologi AI mutakhir yang memungkinkan pengenalan gestur tangan melalui kamera, bahkan saat operator menggunakan kedua tangan. Teknologi ini juga merekam gerakan untuk mendeteksi potensi kesalahan. Pengoperasian sistem semakin mudah dengan antarmuka layar sentuh yang ramah pengguna.

Dirancang untuk bekerja 24 jam nonstop pada suhu kamar hingga 70°C, sistem ini mampu memproduksi hingga 50 unit wire harness dalam satu kali proses, serta mendukung dua Assy Number per rak.

Lebih dari itu, sistem ini mendukung visi Industri 4.0, dengan kapabilitas integrasi penuh ke sistem IT milik PT Sumitomo Wiring Systems. Ini memungkinkan pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan monitoring jarak jauh untuk peningkatan efisiensi dan kendali operasional.

Secara konstruksi, struktur utama sistem dibangun dari material kuat seperti besi baja, aluminium, dan pipa berukuran 4 dim sebagai tempat kabel. Beberapa komponen pendukung lainnya diproduksi dengan teknologi pencetakan 3D (3D printing).

Keberhasilan implementasi ini disambut antusias oleh tim. Inovasi tersebut tidak hanya menyelesaikan masalah krusial dalam perakitan kabel—yang berisiko menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah—tetapi juga menunjukkan bagaimana riset kolaboratif dapat memberikan dampak nyata bagi dunia industri, selaras dengan semangat transformasi digital dan efisiensi manufaktur.

“Kami yakin sistem ini akan menjadi solusi berkelanjutan untuk mengurangi dan menghilangkan cacat produksi, sekaligus meningkatkan produktivitas PT Sumitomo,” lanjut Ika.

Tak hanya bermanfaat untuk industri, sistem ini juga diarahkan sebagai modul pembelajaran di SMK serta sekolah-sekolah kejuruan yang terkait dengan bidang teknik elektro dan manufaktur. Harapannya, sistem ini dapat meningkatkan kapasitas peneliti dan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Tim Berdikari sendiri merupakan kelompok peneliti Polibatam yang fokus pada pengembangan solusi otomasi industri dan teknologi, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor industri di Tanah Air.
(adv)

 

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

 

Update