
f. Azis Maulana / Batam Pos
batampos – Pecinta bakmi dan kuliner Nusantara di Kota Batam kini dimanjakan dengan hadirnya Tirta Lie’s Bakmi Festival 2025 yang resmi dibuka di area Jembatan Bay, Mega Mall Batam Centre, Jumat (18/4).
Festival ini akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 18 hingga 27 April 2025, dan diikuti oleh puluhan pelaku usaha kuliner dari berbagai penjuru Indonesia.
Menariknya, Batam menjadi kota pertama yang dikunjungi dalam rangkaian roadshow festival bakmi terbesar di Indonesia tersebut. Festival ini juga menjadi yang pertama kali digelar di Batam.
“Sejak awal persiapan, antusiasme masyarakat sudah terasa di media sosial. Ini adalah festival khusus bakmi pertama di Batam, dan kami membawa pelaku usaha kuliner terbaik dari seluruh Indonesia. Batam menjadi kota pembuka dari total 10 kota yang akan kami kunjungi tahun ini,” ujar Tirta Lie, penggagas festival, dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Tirta mengungkapkan bahwa banyak permintaan dari kota-kota lain seperti Pekanbaru dan Makassar yang sebelumnya telah sukses menjadi tuan rumah festival serupa.
“Bahkan, ada warga Batam yang rela pergi ke luar kota demi mencicipi event ini. Maka sekarang kami hadirkan langsung ke Batam,” tambahnya.
Kehadiran festival ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto. Ia menyebutkan bahwa event seperti ini sangat baik untuk mendongkrak sektor pariwisata.
“Ini inisiatif yang luar biasa. Tidak hanya di Indonesia, mungkin ke depan festival ini bisa merambah ke negara tetangga seperti Malaysia. Saya sudah mencicipi Bakmi Pontianak, dan rasanya memang luar biasa karena sudah dikurasi langsung oleh Tirta Lie,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, juga menyampaikan dukungannya terhadap gelaran festival tersebut. Menurutnya, festival ini termasuk dalam kategori MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang mampu menggerakkan wisata kuliner di Batam.
“Pariwisata Batam kini semakin berwarna. Event ini sangat potensial untuk terus digelar setiap tahun. Bahkan, kami ingin produk lokal seperti Mie Lendir, Mie Tarempa, dan Mie Sagu dari Kepri juga bisa tampil dan bersaing di ajang ini,” katanya.
General Manager Mega Mall Batam Centre, Tendessy M. Bahry, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung event ini sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan kuliner dan pariwisata lokal.
“Festival ini membawa cita rasa baru dalam dunia kuliner Batam dan berpotensi besar menarik wisatawan mancanegara. Harapannya, festival ini bisa berdampak langsung pada peningkatan jumlah wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Batam,” ucapnya. (*)
Reporter: Azis Maulana



