Minggu, 25 Januari 2026

TMMD 125 Batam Dimulai: Bangun Jalan, Tanam Mangrove, Lawan Stunting, dan Edukasi Warga

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid menyerahkan sekop kepada prajurit TNI saat membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kecamatan Nongsa, Rabu (23/7). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 resmi dimulai di Kecamatan Nongsa, Rabu (23/7). Upacara pembukaan digelar di Kavling Sambau IV dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid. Warga pun menyambut dengan antusias program yang dinilai membawa perubahan nyata di wilayah mereka.

Program yang digelar selama 30 hari ke depan ini menitikberatkan pada pembangunan fisik dan non-fisik. Fokus utama TMMD tahun ini adalah semenisasi jalan sepanjang 1.591 meter dan pemasangan gorong-gorong sepanjang 40 meter dengan diameter 50 sentimeter.

“Melalui TMMD, kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan antara TNI dan rakyat,” ujar Komandan Kodim 0316/Batam Letkol Arhanud Yan Eka Putra, selaku Dansatgas TMMD, saat meninjau lokasi kegiatan.

Dijelaskan Letkol Arhanud jalan yang dibangun memiliki lebar bervariasi, antara 3,2 hingga 5,2 meter, dengan ketebalan beton mencapai 15 sentimeter. Pembangunan ini ditargetkan mempermudah akses mobilitas warga dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di Kelurahan Sambau.

“Kegiatan ini melibatkan 150 personel gabungan dari TNI, Polri, dan perwakilan pemerintah daerah terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini. Para prajurit tak hanya menjalankan tugas pembangunan, tetapi juga menyatu dengan masyarakat dalam aktivitas harian,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa TMMD ke-125 akan terus dikawal agar seluruh sasaran dapat tercapai tepat waktu dan memberi manfaat jangka panjang bagi warga Sambau.

“Kami ingin hasil kerja ini bukan sekadar proyek, tapi warisan yang dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” harapnya.

Sekda Batam Jefridin Hamid menjelaskan, kegiatan TMMD ke -125 tak hanya fokus ke pembangunan fisik, namun juga serangkaian kegiatan non-fisik seperti penyuluhan hukum, kesehatan, pencegahan narkoba, radikalisme, serta edukasi ekonomi kreatif. Warga juga diberikan sosialisasi tentang keluarga berencana, stunting, dan wawasan kebangsaan.

“Program ini bukan hanya tugas TNI, tapi kegiatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kontribusi nyata TNI dalam membangun daerah, khususnya dalam mendukung program prioritas pemerintah kota. Karena itu mengajak warga untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktif bergotong-royong bersama prajurit di lapangan.

“Mari bantu para prajurit, ringankan pekerjaan mereka, karena ini semua demi kepentingan dan kesejahteraan bersama,” ajaknya.

Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda Kota Batam turut membagikan tali asih kepada warga yang hadir. Acara pembukaan berlangsung semarak, ditandai dengan antusiasme warga yang ramai menghadiri kegiatan

Sasaran tambahan program kali ini juga mencakup pembersihan sungai, penanaman mangrove, serta edukasi percepatan penanganan stunting. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh sinergi nyata lintas sektor untuk kemajuan wilayah pinggiran Kota Batam. (*)

Reporter: Yashinta

Update