Selasa, 17 Maret 2026

TPID Batam Siapkan Program Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sekda Kota Batam, Jefridin. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam tengah berupaya menyiapkan program untuk antisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sudah ditetapkan sejak Sabtu (3/9/2022) lalu.

Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, pembahasan ini sudah dilakukan melalui berbagai pertemuan virtual bersama pihak kementerian.

Menurutnya, dampak kenaikan harga BBM sudah pasti akan menjalar ke berbagai sektor.

Seperti yang diketahui, dampak dari kenaikan ini adalah inflasi yang diperkirakan bisa berada di angka lima persen. Menurunnya daya beli masyarakat menjadi faktor penyebab angka inflasi naik nantinya.

“Sampai hari ini kami masih bahas dan rapat bersama. Karena ini sudah menjadi persoalan di tingkat nasional. Sehingga daerah harus bersiap dengan dampak yang akan ditimbulkan,” ujarnya.

Sekda Kota Batam itu menyebutkan, saat ini TPID tengah menyusun program yang bisa digulirkan untuk meminimalisir dampak dari kenaikan harga BBM ini.

Pemko Batam yang menjadi leading sector dari TPID akan berupaya mencari solusi untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga BBM ini.

“Jumat nanti akan rapat lagi. Nanti akan diumumkan langsung. Kira-kira program apa yang bisa digulirkan. Hari ini pembahasan juga masih dilanjutkan. Detailnya bisa ditanya kepada Kabag Perekonomian,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Setdako Batam, Zul Arif, menjelaskan, sampai rapat selesai sore ini belum ada hasil final terkait program yang tengah diupayakan oleh TPID Batam.

“Belum final. Jadi belum ada kesimpulan, mungkin dalam rapat selanjutnya bisa didapatkan poin-poin yang bisa menjadi solusi,” sebutnya.

Zul menambahkan, pembahasan masih akan dilanjutkan besok bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Hasil final nanti akan diumumkan setelah mendapatkan kesepakatan atas kebijakan yang akan dikeluarkan nantinya.

“Karena dampaknya menyeluruh. Jadi tunggu besok seperti apa hasilnya,” imbuhnya.(*)

Reporter: Yulitavia

SALAM RAMADAN