Minggu, 18 Januari 2026

Tragedi Maut Kecelakaan di Batamcenter, DPRD Batam Soroti Maraknya Pelajar SMP Bawa Motor ke Sekolah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Pelajar membawa kendaraan bermotor. dokumen Batam Pos

batampos – Peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar SMP di Batam mengundang keprihatinan mendalam dari kalangan legislatif. Anggota Komisi I DPRD Batam dari Partai Hanura, Tumbur Hutasoit, menyoroti maraknya perilaku pelajar SMP yang membawa kendaraan sendiri ke sekolah, dan mendesak pemerintah serta aparat segera mengambil tindakan tegas.

Tumbur menyampaikan, pihaknya sudah meminta Dinas Pendidikan Kota Batam untuk segera memanggil seluruh kepala sekolah tingkat SMP guna memberikan imbauan keras agar tidak ada lagi siswa yang mengendarai sepeda motor ke sekolah. “Anak SMP itu masih terlalu kecil dan labil, belum pantas membawa kendaraan. Ini tugas sekolah dan orang tua untuk menertibkan,” tegasnya, Rabu (6/8).

Tumbur juga meminta agar kepala sekolah memanggil orang tua siswa secara langsung untuk menegaskan larangan tersebut. Ia menekankan, pengawasan dari keluarga harus menjadi barisan pertama dalam mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur.

Lebih lanjut, ia juga mendorong Kepolisian melalui Kapolresta Barelang dan Satuan Lalu Lintas untuk segera bertindak. “Anak-anak yang tertangkap membawa motor harus ditindak. Motor ditahan, orang tua dipanggil ke Polresta, diberi pembinaan. Kalau perlu buat surat perjanjian agar tidak diulangi,” ujarnya.

Tumbur menyoroti bahwa di sejumlah wilayah seperti Batuaji, Sagulung, dan Batam Center, perilaku ugal-ugalan siswa dengan sepeda motor bahkan menjurus ke aksi balap liar. “Mereka sering menguasai jalan malam hari. Ini membuat pengguna jalan lain ketakutan. Polisi harus hadir dan tegas. Kalau perlu dibantu Brimob dan instansi lainnya,” tambahnya.

Sorotan tajam ini muncul usai kecelakaan tragis yang menimpa Muhammad Jefri Kurniawan (13), siswa kelas 7 SMPN 31 Batam, pada Selasa (5/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Jefri meninggal dunia setelah sepeda motor yang ia tumpangi bersama dua temannya terjatuh saat mencoba mendahului truk tronton di Jalan Taman Duta Mas, Batam Kota. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

 

Update