
batampos – Tarian Sekapur Sirih mengawali penyambutan 189 turis asal Korea Selatan yang tiba dengan selamat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Nongsa Sabtu (20/5) pukul 00.20 WIB. Mereka terbang langsung dari Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan menggunakan penerbangan carter yang dioperasikan maskapai Jeju Air.
Beberapa penumpang pertama yang keluar dari pintu kedatangan juga disambut dengan pengalungan bunga serta pemasangan tanjak bagi turis laki-laki. Meski terlihat lelah, para turis tampak mencoba tersenyum, apalagi dengan adanya penyambutan. Rombongan turis yang datang pun tampak dari berbagai usia, mulai muda hingga paruh baya.
Cang Pong IT, turis asal Seoul, Korea Selatan mengaku sangat gembira akhirnya bisa kembali ke Batam. Sebab, pertama kalinya ia datang ke Batam pada tahun 2008 lalu.
Baca Juga: Inflasi di Provinsi Kepri Terkendali, Mendagri: Saya Apresiasi Pak Gubernur
“Ini kedatangan kedua saya setelah 15 tahun lalu. Saya bahagia bisa sampai ke Batam lagi, karena saya cinta Batam,” ujar pria berusia 70 tahun ini.
Menurut dia, Batam kota kecil memiliki segudang keistimewaan, salah satunya adalah penduduknya yang cukup ramah. Untuk kali ini, tujuannya ke Batam adalah bermain golf di kawasan Nongsa.
“Penyambutan luar biasa, dengan tarian dan pengalungan bunga, cukup mengobati lelah setelah perjalanan jauh dari Korea. Saya suka Batam, makanya balik lagi. Di sini akan main golf setiap hari,” ungkapnya.
Gong, yang berperawakan tinggi dan rambut putih itu mengaku datang bersama teman-temannya. Ia mengambil paket liburan 4 hari 3 malam di Batam.
“Batam luar biasa, nanti saya akan bawa keluar ke sini juga, biar mereka tahu kalau Batam itu nyaman. Jadi bisa berlama-lama di sini (Batam, red), ” ujarnya.
Baca Juga: SKIn Kepri Gelar Touring dan Bakti Sosial
Sementara, Direktur PT BIB Batam Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan sebagai pengelola Bandara Hang Nadim Batam, pihaknya terus berinovasi menghadirkan pelayanan dan konektivitas udara untuk menjadikan Batam sebagai Hub udara Indonesia bagian barat. Mengingat Batam memiliki keunggulan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas.
Penerbangan Korea Selatan-Batam, adalah langkah untuk mempromosikan Batam baik dari sisi pariwisata ataupun investasi. Buktinya, dalam penerbangan rute pertama pesawat Carter, jumlah turis yang datang sebanyak 189 orang.
“Ini adalah langkah mengembangkan Batam, bukan hanya jalan dan bangunan tapi juga penerbangan internasional. Batam punya saya tarik berbeda dari daerah lainnya. Kedepannya, jika penerbangan langsung ini (Korea Selatan-Batam) banyak peminat, maka akan ada rute tetap. Namun saat ini, masih penerbangan carter,” jelasnya.
Menurut dia, dari 189 wisman yang datang, sekitar 140 orang adalah wisatawan reguler. Sedangkan 49 wisman adalah wisman yang akan melakukan aksi sosial di Kota Batam.
“Jadi 49 wisman selama di Batam akan melakukan bakti sosial. Ini menarik seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) kalau di Indonesia. Mereka nanti akan mengunjungi sekolah mengajar di sekolah Korea yang ada di Batam. Jadi mereka mau bayar untuk melakukan hal itu di Batam,” terang Pikri.
Sementara untuk 140 wisman lainnya, akan menikmati liburan dengan berbagai hal menarik, seperti bermain golf, berbelanja, kuliner dan berwisata lainnya.
Kedepannya PT BIB juga, akan berupaya dan berusaha meningkatkan jumlah kunjungan ke Batak, dengan membuka rute baru, baik rute luar negeri maupun dalam negeri. (*)
Reporter: Yashinta



