Jumat, 30 Januari 2026

Uji 25 Sampel Makananan dan Minuman, BPOM di Batam Pastikan Takjil di Bazar Ramadan MTC Nongsa Aman Dikonsumsi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas BPOM di Batam melakukan uji sampel makanan dan minuman takjil di bazar ramadhan kawasan MTC Batubesar Nongsa, Rabu (5/3). F Cecep Mulyaa/Batam Pos

batampos – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam menyidak sejumlah makanan dan minuman yang dijual di bazar Ramadan di kawasan MTC Nongsa, Rabu (5/3) sore. Sidak bertujuan memastikan bahwa takjil yang dijual aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Dari hasil uji laboratorium yang dilakukan di tempat, tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya dalam sampel makanan yang diuji. Hal itu dipastikan dari 25 sampel makanan dan minuman dari puluhan jajanan yang dijual, tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya seperti Rhodamin B, formalin, atau boraks.

Kepala Balai POM di Batam, Musthofa Anwari mengatakan dari 25 sampel makanan dan minuman yang diambil secara acak. Dipastikan keseluruhan hasil bebas dari bahan-bahan berbahaya.

“Kami lakukan uji kimia dari 25 sampel makanan yang diambil acak. Hasilnya negatif mengandung bahan-bahan berbahaya. Pengecekan langsung dilakukan ditempat, untuk 3 pengujian bahan berbahaya seperti Rhodamin B, formalin, atau boraks,” jelas Musrhofa.

Dikatakannya, pemeriksaan makanan dan minuman di bazar ramadan adalah yang pertama di tahun ini. Kegiatan tersebut dilakukqn bersama Dinas Kesehatan dan Pramuka Kota Batam. Sidak semacam ini juga dilakukan serentak di daerah lain, termasuk Karimun, sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari konsumsi makanan berbahaya.

“Ini merupakan pengecekan di awal Ramadan. Kami juga akan melakukan pengecekan lanjutan di pertengahan dan akhir Ramadan, serta di sentra-sentra takjil lainnya,” tambah Musthofa.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BPOM dalam menjaga keamanan pangan bagi masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan, di mana konsumsi makanan dari luar rumah meningkat.

“Tujuan kegiatan ini, untuk memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat aman. Karena kita dan semuanya berhak untuk mendapat makanan yang aman,” sebutnya.

Selain melakukan pengawasan langsung, Musthofa Anwari juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli makanan yang dijajakan di pasar takjil. “Masyarakat harus lebih berhati-hati saat membeli makanan. Pilihlah makanan yang terlihat segar, bersih, dan tidak mencurigakan. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para produsen dan pedagang makanan untuk selalu mematuhi standar kesehatan dan keamanan pangan dalam menjual produk mereka.

“Kami berharap para pedagang tidak menggunakan bahan tambahan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Jual lah makanan dan minuman yang aman dan berkualitas,” tegasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Update