Jumat, 30 Januari 2026

Ujian Kenaikan Kelas SD dan SMP di Batam Dimulai 16 Juni, Libur Semester Selama Dua Pekan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi, Dinas Pendidikan Kota Batam menetapkan ujian kenaikan kelas bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilaksanakan serentak pada 16 hingga 21 Juni 2025. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam menetapkan ujian kenaikan kelas bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilaksanakan serentak pada 16 hingga 21 Juni 2025. Ujian ini menjadi penentu kenaikan kelas siswa sekaligus menandai berakhirnya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2024/2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta sudah diarahkan untuk mempersiapkan ujian secara maksimal.

“Ujian kenaikan kelas akan kita laksanakan mulai 16 hingga 21 Juni 2025. Ini berlaku untuk seluruh SD dan SMP di Kota Batam,” ujar Tri Wahyu, Senin (21/4).

Setelah ujian berakhir, rapor hasil belajar siswa akan dibagikan pada 28 Juni 2025. Pembagian rapor menjadi momen penting bagi siswa dan orang tua untuk mengetahui capaian akademik selama satu tahun pelajaran.

“Rapor akan dibagikan pada 28 Juni 2025. Setelah itu, peserta didik akan memasuki masa libur semester,” sambung Tri Wahyu.

Libur semester akan berlangsung selama dua pekan, dimulai dari 30 Juni hingga 12 Juli 2025. Masa libur ini dimanfaatkan siswa untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga sebelum memulai tahun ajaran baru.

Dinas Pendidikan menetapkan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2025/2026 jatuh pada 14 Juli 2025. Pada hari itu, seluruh siswa akan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

“Kita berharap seluruh proses berjalan lancar, mulai dari ujian, pembagian rapor, hingga libur semester dan awal masuk sekolah kembali. Sekolah juga kita imbau untuk menjaga suasana yang kondusif dan mempersiapkan kebutuhan administrasi akademik dengan baik,” tambahnya.

Tri Wahyu juga mengingatkan kepada sekolah agar memberikan motivasi kepada siswa, khususnya mereka yang akan menjalani ujian, agar tetap semangat dan fokus belajar. Orang tua juga diharapkan turut mendampingi anak selama masa persiapan ujian di rumah.

Salah seorang orang tua siswa, Rina, mengaku sudah mulai mempersiapkan anaknya yang duduk di kelas 5 SD untuk menghadapi ujian. Ia rutin mendampingi anak belajar setiap malam agar lebih siap.

“Anak saya sudah mulai belajar dari sekarang. Kami bantu sebisanya di rumah, terutama pelajaran yang dirasa sulit seperti matematika. Semoga hasil ujiannya nanti bagus dan bisa naik kelas,” ujarnya.

Rina juga menyambut baik adanya libur semester selama dua pekan setelah ujian. Menurutnya, waktu tersebut cukup ideal untuk memberi ruang istirahat dan quality time bersama keluarga.

“Kalau libur dua minggu sih cukup ya, anak-anak juga butuh refreshing setelah ujian. Nanti rencananya mau ajak jalan-jalan ke luar kota sebentar sebelum masuk sekolah lagi,” tambahnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update