Selasa, 27 Januari 2026

Update Kapal Tanker Terbakar di Galangan PT ASL Tanjunguncang, Empat Pekerja Tewas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Keluarga korban kebakaran kapal di Galangan Kapal PT ASL Tanjunguncang berdatangan ke RS Graha Hermine usai mendengar kabar kejadian. f. eusebius

batampos– Kebakaran hebat terjadi di galangan kapal milik PT ASL, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Selasa (24/6) sekitar pukul 14.15 WIB. Sebuah kapal jenis tanker yang sedang dalam tahap perbaikan dilaporkan terbakar saat pengerjaan di bagian tangki kapal.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa total sembilan orang menjadi korban dalam insiden ini.

“Hari ini kami mengonfirmasi telah terjadi kebakaran kapal di galangan PT ASL Tanjunguncang sekitar pukul 14.15 WIB. Kapal yang terbakar merupakan kapal jenis tanker dan sedang dalam proses perbaikan di bagian tangki oleh tenaga kerja dari pihak subkontraktor,” ujar AKP Bimo, Selasa malam di IGD RS Mutiara Aini.

BACA JUGA: Penyebab Kebakaran PT Desa Air Cargo, Kapolresta: Masih Penyelidikan

Ia mengungkapkan bahwa dari lokasi kejadian, aparat bersama tim pemadam berhasil mengevakuasi empat orang dalam kondisi meninggal dunia, empat korban lainnya mengalami luka bakar serius, dan satu korban mengalami luka ringan. Seluruh korban diketahui merupakan pekerja dari perusahaan subkontraktor yang ditunjuk menangani proyek kapal tersebut.

“Korban sudah berhasil kami evakuasi. Saat ini ada dua rumah sakit yang merawat korban, yakni RS Graha Hermine dan RS Mutiara Aini, sementara jenazah empat korban meninggal dunia akan dipindahkan ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi dan visum,” jelasnya.

AKP Bimo menambahkan, asap tebal masih menyelimuti lokasi kejadian sehingga proses investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran masih belum bisa dilakukan secara maksimal.

“Saat ini kondisi asap masih belum hilang sepenuhnya. Kami belum bisa masuk lebih dalam untuk mengidentifikasi secara menyeluruh karena visibilitas yang terbatas dan faktor keselamatan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, lokasi kejadian masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian guna memastikan keamanan.“Untuk sementara kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Kami masih melakukan pendalaman bersama tim terkait. Dugaan awal masih kami telusuri,” tutup AKP Bimo. (*)

Reporter: Rengga

Update