
batampos – Sejumlah warga Batam mengaku kesulitan untuk membayar pajak bumi bangunannya (PBB). Bukan tanpa alasan, warga mengaku harus menunggu antrean panjang untuk dapat menyetorkan pajak hunian rumah tersebut.
Salah seorang warga, Iwan, mengaku, harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan nomor antrean pembayaran PBB. Warga pun mengaku sudah kewalahan, menghabiskan waktu untuk dapat menyetorkannya lewat bank kerjasama Dispenda.
“Harusnya pemerintah dapat memberikan kemudahan lah. Ini kita mau bayar PBB, mau kasih duit buat pemerintah. Tapi sulitnya kok minta ampun,” ujar Iwan di depan pintu bank BJB komple SP Sagulung, Rabu (31/8/2022).
Ia mengaku sudah tiga hari datang ke BJB namun tidak mendapatkan nomor antrean. Hal ini bukan tanpa sebab, di lokasi Bank BJB itu sudah ada puluhan warga lainnya mengantre. Dominan mereka warga Sagulung dan Batu Aji. Meski Bank BJB belum buka, warga sudah menunggu di depan bank.
Kondisi serupa juga terlihat di Bank Riau Kepri Tanjunguncang. Warga berdesakan mendapatkan nomor antrean. Apalagi antrean dibatasi. Diketahui saat ini, pembayaran pajak PBB dapat dilakukan di dua layanan yakni Bank Riau Kepri dan Bank BJB.
Sementara diluar itu, Dispenda Batam tak melakukan kerjasama.
“Harapan kita agar pemerintah tak mampermudah warga untuk memberikan uang ke pemerintah,” ujar Astrid warga Batuaji.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



