Sabtu, 3 Desember 2022

Warga Batam Kesulitan Cari Vaksin Booster

spot_img

Berita Terkait

spot_img
vaksin booster
Ilustrasi. Petugas Biddokes Polda Kepri menyuntikkan vaksin booster ke lengan Dara, salah satu karyawan Batam Pos di kantor Batam Pos. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Warga Kota Batam kesulitan untuk mendapatkan vaksinasi booster diakibatkan stok vaksin kosong. Sejumlah warga mengaku berburu vaksin booster karena menjadi syarat agar bisa berpergian ke luar daerah.

Anita, warga Batuaji mengaku sudah sepekan terakhir mencari vaksin Booster. Bahkan, sejumlah fasilitas pemerintah seperti puskesmas dan polsek-polsek sudah didatangi.

“Kemana-mana nyari katanya kosong semua. Terakhir hari ini ke puskesmas Tiban vaksinnya juga masih kosong,” ujarnya, Jumat (30/9/2022).

Bagi Anita sendiri vaksin ini sangat penting. Apalagi 3 hari lagi ia akan mengikuti pelatihan di Jakarta. Sementara karyawan swasta tersebut baru mendapatkan vaksin dosis kedua.

“Sulit juga kalau gini pak, mudah-mudahan sebelum berangkat vaksin sudah ada,” ujarnya.

Warga lainnya, Ramli, mengaku, baru akan vaksin kedua. Sesuai jadwal pun lama tertunda karena tidak adanya stok vaksin saat ini. Beberapa lokasi didatangi pun stok vaksin masih kosong.

“Kemarin ke polsek Batuaji juga kosong. Harusnya ini diprioritaskan mengingat vaksin saat ini sebagai syarat perjalanan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam melalui Ketua Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batam, Fairuza Laily, membenarkan, jika saat terjadi kekosongan stok vaksin Covid-19.

Pihaknya, masih menunggu kiriman dari pusat untuk pasokan stok vaksin bagi masyarakat umum.

“Ya memang kosong dan kita masih nunggu stok dari pusat,” ujarnya.

Fairuza menambahkan, belum mengetahui secara pasti kapan stok vaksin ini didistribusikan pusat ke daerah.

Namun begitu ia berjanji akan segera menginformasikan ke masyarakat dan sekaligus menjadwalkan vaksinasi Covid-19 ini.

“Pokoknya, kalau sudah ada vaksin kita akan jadwalkan lagi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

spot_img
spot_img
spot_img

Update