
batampos – Pemerintah resmi menaikkan harga BBM dan sudah berlaku mulai, Sabtu (3/9) lalu. Di Batam sempat terjadi panic buying beberapa saat setelah presiden mengumumkan kenaikan tersebut. Antrean panjang kendaraan terjadi di semua SPBU yang ada di Batuaji dan Sagulung.
Namun itu tak berlangsung lama sebab beberapa jam setelahnya, pihak SPBU langsung menyesuaikan harga BBM terbaru tersebut.
“Sejak Jumat kemarin banyak yang antre tapi setelah naik sudah biasa lagi. Banyak yang ngeluh tapi mau gimana lagi memang sudah diatur begitu harganya,” ujar Agus, petugas SPBU di Tanjunguncang, Batuaji.
Polsek Batuaji dan Sagulung yang lakukan pengawasan di lapangan juga melaporkan situasi di SPBU aman terkendali. Antrean kendaraan sudah berkurang. Panic buying sudah hilang dan warga harus menerima kenyataan bahwa harga BBM memang naik.
Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra kepada wartawan menuturkan, harga BBM terbaru sudah diberlakukan di SPBU yang ada di wilayah hukum Polsek Sagulung.
“Sudah disesuaikan dengan harga terbaru. Pertamax Turbo Rp 16.600/Liter, Pertamax Rp 15.200/Liter, Pertalite Rp 10.000/Liter, Dexlite Rp 17.800/Liter dan Bio Solar Rp 6.800/Liter. Untuk stok aman. Tadi kita sudah keliling dan menemui penanggungjawab SPBU,” ujar Nyoman.
Senada disampaikan Kapolsek Batuaji Kompol Daniel Ganjar Kristanto yang mengaku semua SPBU di Batuaji sudah menerapkan harga terbaru BBM. (*)
Reporter : Eusebius Sara



