Senin, 19 Januari 2026

Warga Bengkong Resah Dengan Aksi Curanmor dan Kenakalan Remaja

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Warga mengrebek gudang yang diduga dijadikan tempat penampungan motor hasil curian. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Keresahan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta kenakalan remaja hingga kini masih menjadi keluhan yang disampaikan warga kepada pihak kepolisian.

Seperti yang disampaikan warga Perumahan Golden Prima Kelurahan Tanjungbuntung, Kecamatan Bengkong dalam kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas Polsek Bengkong, Jumat (19/5).

“Kami berharap agar Polsek Bengkong meningkatkan patroli di seputaran wilayah kami, guna menghindari tindak pidana khusunya Curanmor,” ujar Triono salah satu warga Perumahan Golden Prima.

Hal senada juga disampaikanwarga lainnya, Junaidi. Selain curanmor, saat ini dirinya bersama warga masih mendapati anak remaja yang mengendari sepeda motor kebut-kebutan dansecara berkelompok.

Baca Juga: Seluruh Peserta Batam Triathlon Telah Tiba dengan Antusias Tinggi

“Kemudian mereka nongkrong hingga larut malam di ruko atau di pinggit jaan Golden Prima. Dan Kalau malam minggu sering terjadi kepadatan arus lalu lintas di sekitar jalan masuk ke perumahan kita,” keluhnya.

Sementara Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra, mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli guna menjaga kamtibmas di wilayah Bengkong.

“Kami juga dari unit Patroli melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di seputaran daerah rawan macet terutama di malam libur seperti malam sabtu dan malam minggu,” ujar Rizqy.

Baca Juga: Ini Penjelasan PLN Batam Terkait Pemadaman Listrik di Kawasan Industri

Untuk anak remaja yang yang nongkrong hingga larut malam, kata Rizqy, akan terus ditindak dengan cara dibubarkan dan diingatkan agar tidak nongkrong hingga larut malam. Serta untuk tidak melakukan balap motor yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Untuk menghindari terjadinya curanmor, bapak/ibu bisa mencoba menerapkan beberapa tips dari kami yaitu Parkir ditempat yang aman, dilengkapi dengan pagar dan memasang CCTV, menambah kunci ganda pada sepeda motor dan jangan meninggalkan surat pentinh seperti STNK dan BPKB di dalam jok sepeda motor,” jelasnya.

Kemudian ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke anggota kepolisian atau Polsek jika menemukan kegiatan negatif anak-anak remaja dan juga informasi penting lainnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Update